UMKM Belum Optimalkan Digital Marketing

Rabu, 23 Maret 2022 Jumadi Dibaca 2.342 kali IKM UKM UMKM
UMKM Belum Optimalkan Digital Marketing
Batang Di era yang mayoritas aktivitas warga memanfaatkan teknologi digital, ternyata sebagian dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belum mengoptimalkan peran digital marketing dalam memasarkan produk olahannya.

Batang Di era yang mayoritas aktivitas warga memanfaatkan teknologi digital, ternyata sebagian dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belum mengoptimalkan peran digital marketing dalam memasarkan produk olahannya.

Praktisi Digital Marketing Abdul Qoyum mengutarakan, secara umum para pelaku UMKM memang aktif bersosial media, namun belum merambah ke kegiatan-kegiatan yang produktif, seperti promosi produk.

Ini yang perlu diluruskan dengan mengedukasi secara masif. Ada beberapa strategi agar produknya terpajang pada deretan teratas di marketplace.

“Pembeli di pasar online sering kali mencari produk yang diinginkan. Maka sebelum memajang produk di marketplace, produsen harus tahu kata kunci yang sering dipakai konsumen, misalnya : jual tas wanita, jual sepatu terbaru dan lainnya,” katanya, usai memaparkan strategi digital marketing, dalam kegiatan Pelatihan UMKM yang diinisiasi Disperindagkop dan UKM, di Gedung Pramuka, Kabupaten Batang, Selasa (22/3/2022).

Para pelaku UMKM diberikan materi tentang cara mengetahui kata kunci yang sering diketik konsumen, ketika mencari barang yang diinginkan.

“Mereka bisa memanfaatkan fasilitas gratis yang ada di Google. Setelah diketahui, termasuk potensi pasar online saat ramai, lalu langsung membuat konten dengan tampilan seunik mungkin,” jelasnya.

Dalam mempromosikan, ketika sebagian pelaku UMKM terkendala dengan kemampuan desain yang masih sangat minim, sebenarnya dapat disiasati dengan memfoto produk.

“Sekarang kan teknologi gawai sangat canggih, yang penting kata-katanya mengandung kata kunci yang konsumen cari dan menggambarkan keunggulan produknya, begitu juga yang bisa pakai video, bisa dimanfaatkan,” tegasnya.

Ia memastikan, hampir semua media sosial memiliki efektivitasnya masing-masing. Pilih media sosial sesuai dengan kemampuan dan karakter produknya.

Sementara, Pengawas Koperasi Ahli Muda Disperindagkop dan UKM Batang, Irma Aini Herawati menyampaikan, pelatihan ini diikuti oleh pelaku UMKM baik wirausaha muda baru maupun yang telah lama berkecimpung di digital marketing.

“Mereka diajari untuk mempromosikan lewat media facebook atau langsung ke marketplace yang sangat beragam,” terangnya.

Para pelaku UMKM sekarang sangat dimudahkan dalam mempromosikan produknya. Selain melalui marketplace yang sudah ada, mereka juga bisa menggunakan aplikasi Blangkon Jateng.

“Blangkon Jateng bisa membantu pelaku UMKM mengetahui sejauh mana penjualan, seperti katering, persewaan alat transportasi dan lainnya,” ujar dia.

Kemudahan dengan memanfaatkan aplikasi Blangkon Jateng, pengguna langsung memesan barang yang diinginkan kepada UMKM yang dituju.

“Biayanya juga langsung ditransfer ke nomor rekening pelaku UMKM,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

 

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 71
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 36
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 41