Gereja Santo Yusup Rayakan Natal Dalam Nuansa Jawa

Sabtu, 25 Desember 2021 Jumadi Dibaca 1.416 kali Kegiatan Keagamaan
Gereja Santo Yusup Rayakan Natal Dalam Nuansa Jawa
Batang - Gereja Katolik Santo Yusup Batang merayakan Malam Natal dengan balutan nuansa adat Jawa Tengah. Hal itu ditunjukkan dengan para jemaat yang mengenakan busana beskap atau lurik lengkap dengan blangkon untuk pria dan kebaya atau kain batik lengkap dengan sanggul untuk kaum wanita.

Batang - Gereja Katolik Santo Yusup Batang merayakan Malam Natal dengan balutan nuansa adat Jawa Tengah. Hal itu ditunjukkan dengan para jemaat yang mengenakan busana beskap atau lurik lengkap dengan blangkon untuk pria dan kebaya atau kain batik lengkap dengan sanggul untuk kaum wanita.

Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusup Batang Romo Joseph Ohoiledwarin menyampaikan, khusus tahun ini panitia perayaan Natal sepakat untuk mengangkat tema busana khas Jawa Tengah.

“Jemaat kami itu beragam, karena berasal dari berbagai daerah. Ada dari suku Jawa, Batak dan Flores,” katanya, saat ditemui di Gereja Katolik Santo Yusup, Kabupaten Batang, Sabtu (25/12/2021).

Ia menerangkan, beberapa tahun lalu tema-tema busana dari daerah lain sudah pernah dipilih sebagai tema busana jemaat. 

“Kali ini saya coba jemaat untuk mengenakan busana khas Jawa Tengah. Termasuk dekorasi gereja pun semuanya bernuansakan Jawa,” jelasnya.

Salah satu jemaat, Frans mengutarakan, tahun ini Romo menghendaki busana yang bertemakan adat Jawa, karena mayoritas jemaat adalah warga asli Kabupaten Batang.

“Tiap tahun memang temanya berganti-ganti. Kalau tahun lalu peribadatan dilakukan secara online, jadi tidak ada tema khusus,” ungkapnya.

Ia bersama keluarga mengaku bahagia, karena setelah dua tahun ibadah di gereja dilakukan secara online, akhirnya kini diizinkan menggelar ibadah misa secara tatap muka.

“Walaupun begitu, tapi ya harus tetap jaga prokes yang ketat, jumlah jemaatnya pun dibatasi. Intinya kami sekeluarga senang bisa dapat kuota untuk mengikuti Misa Malam Natal tatap muka dan ketemu langsung dengan Romo,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama Pandemi Covid-19, pelaksanaan ibadah di gereja memang ada pembatasan jumlah umat, untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan.

“Secara bergilir, jemaat tetap bisa ikut ibadah di gereja, hanya saja dilakukan secara bergilir. Minggu pertama khusus lingkungan Santo Yusup, minggu kedua Maghdalena, dan kuotanya pun terbatas hanya untuk 50 orang,” terangnya.

Ia bersama keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid Nurul Huda, yang berkenan mengizinkan halamannya dijadikan tempat parkir kendaraan para jemaat.

“Inilah sikap toleransi umat muslim untuk membantu kami mendapatkan tempat parkir, karena halaman gereja sementara ini dibangun tenda untuk ibadah umat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 52
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 65
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 55
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 60
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 51