Jelang Nataru, Gereja Santo Yusup Pastikan Jemaat Tervaksinasi

Senin, 13 Desember 2021 Jumadi Dibaca 1.325 kali Kesehatan
Jelang Nataru, Gereja Santo Yusup Pastikan Jemaat Tervaksinasi
Batang - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gereja Katolik Santo Yusup bekerja sama dengan Satlantas Polres Batang menggelar Vaksinasi on The Bus, untuk memastikan seluruh jemaat telah tervaksinasi.

Batang - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gereja Katolik Santo Yusup bekerja sama dengan Satlantas Polres Batang menggelar Vaksinasi on The Bus, untuk memastikan seluruh jemaat telah tervaksinasi.

Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusup Batang, Romo Joseph Ohoiledwarin mengemukakan, pihak gereja memastikan, bahwa seluruh jemaat yang akan mengikuti Misa, harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

“Jadi untuk memastikan semua umat Katolik sudah tervaksin, pagi ini kami menyelenggarakan pelayanan vaksinasi untuk jemaat, khususnya bagi mereka yang belum divaksinasi,” katanya saat ditemui, di halaman Gereja Katolik Santo Yusup, Kabupaten Batang, Minggu (12/12/2021).

Ia menegaskan, vaksinasi merupakan salah satu syarat bagi para jemaat, supaya bisa mengikuti perayaan Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal nanti.

“Sebegian besar umat Katolik sudah menerima vaksinasi dosis kedua. Jadi vaksinasi hari ini hanya untuk mereka yang belum mendapat vaksinasi dosis pertama, tapi juga diberi kesempatan buat mereka yang akan divaksinasi dosis kedua, namun sebelumnya harus konsultasi dulu dengan dokter, apakah boleh diberikan atau tidak,” terangnya.

Ia menerangkan, jumlah seluruh jemaat Gereja Katolik Santo Yusup 600 orang, 400 jemaat dewasa rata-rata telah mendapat vaksin.

“Saat perayaan Misa Malam Natal tidak ada pembatasan jemaat, hanya untuk mengurangi kepadatan, kami membuka tenda di halaman gereja, supaya kepadatan bisa terurai. Kapasitas jemaat di dalam gereja bisa menampung 200 orang dan selebihnya ada 100 orang kami pindahkan di luar,” jelasnya.

Ia mengharapkan, seluruh umat Katolik tetap sehat saat merayakan Natal, karena kesehatan itu sangat penting.

“Sukacita perayaan Natal itu kita wujudkan dengan menjaga kesehatan bersama. Natal berarti kita semua bersukacita karena sama-sama sehat dan dilindungi oleh Tuhan,” tuturnya.

Pihak gereja tetap mengontrol jemaat dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti cek suhu, memakai masker, menyiapkan wastafel dan dipastikan telah tervaksinasi.

“Bagi yang punya aplikasi PeduliLindungi bisa menunjukkan barcodenya. Tapi bagi jemaat yang sudah lanjut usia dan tidak mahir menggunakan gawai, cukup menunjukkan kartu vaksin,” tegasnya.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Dhayita Daneswari mengatakan, Vaksinasi on The Bus kali ini digelar di halaman gereja, karena sebelumnya telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak gereja.

“Mereka meminta bantuan kepada Satlantas untuk membantu percepatan vaksinasi dan memastikan bahwa jemaatnya telah tervaksinasi sebelum perayaan Natal,” ujar dia.

Ia mengharakan, melalui vaksinasi keliling ini bisa membantu pencapaian vaksinasi hingga 100 persen dan masyarakat Batang juga terbebas dari paparan Covid-19. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 126
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 160
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 105
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 88