Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang

Sabtu, 13 Juni 2026 Jumadi Dibaca 548 kali Pemuda dan Olahraga
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Ketua Bidang Pembinaan Hukum Keolahragaan KONI Provinsi Jawa Tengah M. Ali Purnomo memberikan sambutan saat Repat Kerja KONI di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).

Batang – Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (13/6/2026).

Ketua Bidang Pembinaan Hukum Keolahragaan KONI Provinsi Jawa Tengah M. Ali Purnomo, yang hadir dalam forum tersebut menegaskan bahwa momentum Rakerkab ini harus menjadi fondasi utama dalam menyusun taktik pertempuran menuju Semarang Raya.

“Rapat Kerja Kabupaten KONI Batang ini ya, itu kan mengorientasikannya bagaimana persiapan berkaitan dengan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah yang ke-17 tahun 2026, yang diselenggarakan di Semarang Raya. Orientasinya itu,” jelasnya.

Ali secara terbuka mengingatkan bahwa ambisi besar Pemkab dan KONI Batang membutuhkan persiapan yang tidak biasa. Berpindah sembilan lajur klasemen ke atas adalah sebuah lompatan besar yang membutuhkan perhitungan matang di segala lini.

“Kalau kemudian kita melihat dari tema dan juga target Kabupaten Batang kan ingin meraih prestasi menjadi 10 besar di dalam Porprov. Dari 19 yang Porprov terdahulu 2023, menjadi 10 besar itu pasti akan menghadapi banyak tantangan. Oleh karena itu, persiapan dalam rangka itulah yang harus kemudian dipersiapkan benar-benar oleh KONI Kabupaten Batang,” terangnya.

Guna menaklukkan berbagai tantangan tersebut, Ali membagikan sejumlah kisi-kisi dan kiat khusus yang wajib dipenuhi oleh pengurus KONI Batang. Menurutnya, kesuksesan sebuah daerah dalam mendongkrak prestasi olahraga setidaknya bertumpu pada tiga variabel utama yakni soliditas internal, kecukupan finansial, dan pemeliharaan motivasi atlet serta pelatih.

“Tadi saya sudah menyampaikan, ada kisi-kisi yang harus dipenuhi ya, sebagai variabel untuk sukses dari peringkat 19 Porprov sebelumnya menjadi 10 tadi. Antara lain tadi organisasinya harus solid ya, harus solid, kemudian juga anggaran yang juga mencukupi, kemudian juga tadi semangat untuk kepada atlet tadi, luar biasa tadi di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia juga memuji langkah strategis KONI Batang yang memperluas jangkauan pemberian bonus. Kebijakan tidak hanya mengapresiasi atlet, melainkan juga menyertakan pelatih dalam daftar penerima bonus, dinilai sebagai langkah yang sangat tepat.

“Ternyata bonus yang awalnya hanya untuk atlet itu kan juga untuk pelatih. Bonus itu sangat berperan sekali, memberikan semangat untuk motivasi agar dia mendapatkan juara dan medali. Saya kira itulah yang dapat kami sampaikan,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai modalitas jumlah medali emas demi mengamankan tiket 10 besar, Ali memperkirakan Kontingen Batang setidaknya harus mampu mengamankan di kisaran 25 medali emas. Kendati demikian, ia menekankan bahwa peta kekuatan dan standarisasi tiap gelaran Porprov selalu dinamis dan berubah-ubah.

“Kunci rahasianya, terletak pada bagaimana jajaran manajemen KONI Batang mampu membaca peluang di cabang olahraga (cabor) dan nomor-nomor pertandingan baru yang potensial. Kalau saya enggak hafal ya, enggak hafal emasnya ini, tapi mungkin di posisi yang 25-an mungkin ya, 25 medali emas nggih. Cuma begini, perolehan medali emas itu tidak untuk masing-masing Porprov itu pasti akan berbeda standarisasinya,” tuturnya.

Strategi jeli dalam memanfaatkan penambahan nomor pertandingan akan menjadi pembeda bagi Batang. KONI Batang harus jeli melihat peluang pada 31 cabor yang sudah dinyatakan lolos Babak Kualifikasi (BK).

“Perolehan medali emas banyak itu mungkin yang pertama, dalam Porprov ini dia mengikuti cabang olah raganya bertambah. Yang kedua, nomor pertandingannya bertambah, sehingga perolehannya bertambah. Jadi kita, salah satunya parameternya itu dulu. Misalkan saya tadi yang ada 31 cabang olahraga kan KONI Batang yang lolos di BK. Nanti dari 31 cabang olahraga itu, masing-masing cabang olahraga itu nomor pertandingannya apa saja,” ujar dia.

Apakah ada yang banyak atau tidak. Misalkan olahraga renang itu kan paling banyak itu nomor pertandingannya kan. Nah, itu kita lihat itu, nanti perolehan, perolehannya sejalan dengan itu, linier dengan itu. Nggih.

“Melalui peta jalan yang dibahas dalam Rakerkab ini, KONI Batang kini memiliki tugas besar untuk segera mengeksekusi strategi penambahan nomor pertandingan, menjaga soliditas, serta memastikan dapur anggaran mereka cukup kuat untuk membiayai ambisi besar di tahun 2026,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 119
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 139
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 149
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 136
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 115
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 130