Batang - Tidak seperti biasanya, hari ini selain membawa perlengkapan sekolah siswa-siswi SD Negeri 2 Denasri Wetan membawa beberapa makanan serta menyisihkan uang saku untuk didonasikan kepada korban terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.
Batang - Tidak seperti biasanya, hari ini selain membawa perlengkapan sekolah siswa-siswi SD Negeri 2 Denasri Wetan membawa beberapa makanan serta menyisihkan uang saku untuk didonasikan kepada korban terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.
Salah satunya siswa
kelas 3, Tsafira Aqilah Marsudi, yang membawa sebuah celengan untuk
didonasikan. Dengan senyum merekah diwajahnya, siswi kelas 3 SD Negeri 2
Denasri Wetan Batang yang biasa dipanggil Rara dengan semangat menenteng
celengannya dan menyerahkannya kepada salah satu guru.
Celengan yang terbuat
dari tanah liat itu terasa cukup penuh dan berat, karena sudah cukup lama dia
menabung.
“Tabungan saya akan diberikan
untuk membantu sesama yang ada di Gunung Semeru. Saya ikhlas karena kasihan
dengan anak-anak yang ada di sana tidak bisa sekolah saat ini,†kata Tsafira
Tsafira Aqilah Marsudi saat ditemui di Ruang Kelas 3 SD Negeri 2 Denasri Wetan,
Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (10/12/2021).
Ia mendoakan
teman-teman yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Semeru agar tetap sehat.
“Semoga kalian sehat
selalu dan bisa sekolah lagi,†harapnya.
Sementara itu, Erni Ibu
dari Tsafira Aqilah Marsudi mengatakan, awal mulanya Rara menabung itu pada
pertama Pandemi Covid-19 saat pembelajarannya lewat daring, walau tidak ada Pembelajaran
Tatap Muka (PTM) saya tetap memberikan anak uang saku.
“Ternyata uang saku itu
tidak untuk jajan, malahan dimasukkan celengan yang dia punya. Pada waktu itu
memberikan uang saku Rp5.000,00 setiap ada pembelajaran daring agar Rara selalu
semangat dalam belajar meskipun di rumah,†terangnya.
Kejadian erupsi Gunung
Semeru, anak saya melihat di layar televisi, sehingga Rara menyampaikan kasihan
orang-orang disana, kita bisa membantu enggak tapi tidak punya uang. Terus dia
berinisiatif untuk memberikan tabungannya untuk didonasikan.
Akhirnya saya bilang
boleh saja kalau kamu ikhlas memberikan tabungannya tidak apa-apa dikasihkan
saja.
“Saya sangat bangga apa
yang dilakukan Rara, sangat besar kepeduliannya untuk membantu sesama. Sampai
kaget pertama kali dia ikhlas memberikan tabungannya yang dikumpulkan sejak
awal Pandemi Covid-19 tahun 2020, padahal keinginannya menabung untuk membeli
sepeda,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)