Federasi Serikat Pekerja RTMM-SPSI Kecewa Dengan UMK 2022

Rabu, 08 Desember 2021 Jumadi Dibaca 1.655 kali Pemerintahan
Federasi Serikat Pekerja RTMM-SPSI Kecewa Dengan UMK 2022
Batang - Kecewa dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022, sebanyak 13 Jajaran pengurus Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM)- Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Batang melapor kepada Bupati Batang Wihaji.

Batang - Kecewa dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022, sebanyak 13 Jajaran pengurus Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM)- Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI)  Kabupaten Batang melapor kepada Bupati Batang Wihaji. 

Ketua Pengurus Cabang FSP RTMM-SPSI Kabupaten Batang Sucipto Adi, mengutarakan kekecewaannya penetapan UMK 2022 dengan formula PP 36/2021. 

“Penetapan UMK 2022 semua pekerja kecewa dengan Formula PP 36/2021. Kenaikannya Rp3.418 itu berlaku masa kerja 0 sampai 1 tahun kami sudah menerima,” katanya saat ditemui di Ruang Abirawa Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (8/12/2021). 

Dijelaskannya, bahwa dalam penetapan UMK tersebut ada Surat Edaran Gubernur Jateng penentuan UMK menggunakan sistem struktur skala upah. Pekerja diatas satu tahun, perusahaan harus menerapkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yakni 2,25 persen. Sehingga kenaikannya menjadi Rp50 ribu. 

“Oleh karena itu, saya harapkan Pak Bupati membuat surat turunan dari edaran gubernur supaya perusahaan mematuhi Surat Edaran dari gubernur maupun bupati,” jelasnya. 

Ia pun mengatakan, Surat Edaran gubernur mengarah pada keseimbangan, keharmonisan dan kesejahteraan. Selain itu juga perusahaan mematuhi hukum ketenagakerjaan. 

“Selama ini banyak perusahaan yang tidak mematuhi hukum ketenagakerjaan. Banyak karyawan yang tidak diikutkan BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan,” ungkapnya 

Dalam masalah hubungan kerja, lanjut dia, juga tidak sesuai undang-undang ketenagakerjaan. Bahwa pekerjaan yang tetap sebenarnya tidak di kontrak atau Pekerjaan Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Tetapi banyak perusahaan yang menggunakan aturan PKWT. 

“Dalam undang-undang maksimal kontrak itu lima tahun. Setelah itu menjadi karyawan tetap, tetapi banyak sekali perusahaan yang 6 tahun hingga 8 tahun masih pakai sistem kontrak,” terangnya. 

Para pekerja juga sangat dilematis, karena kalau tidak menandatangani kontrak akan dikeluarkan atau tidak diperpanjang. 

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji menyampaikan, kesiapan menjembatani  aspirasi FSP RTMM- SPSI. 

“Saya sudah perintahkan kepala Disnaker untuk dikumpulkan dan diobrolkan antara SPSI dan Apindo yang difasilitas Pemerintah Kabupaten Batang,” tuturnya. 

Wihaji juga memahami apa yang menjadi asiprasi para pekerja. Namun harus ada komunikasi terlebih dahulu setelah itu baru diputuskan. 

“Kalau sudah ada kesepakatan antar Apindo dan SPSI baru kami putuskan membuat surat turunan dari Gubernur Jateng,” tegasnya. 

Selain itu, untuk permasalahan perusahaan yang belum melaksanakan kewajiban memberikan hak - haknya kepada karyawan sesuai perundang - undangan.

“Saya akan cek kepastiannya, Disnaker turun ke perusahaan apa masalahnya dan apa benar yang disampaikan itu. Kemudian dicek dan kita tindaklanjuti,” tandasnya. 

Ia juga menyampaikan kesanggupannya memperhatikan SPSI dengan kebijakan tentang sinergi ketenagakerjaan. 

“Pemerintah daerah akan memperhatikan SPSI. Kita sudah punya Disnaker, sekarang lebih fokus. Insyaallah ada ruang komunikasi untuk menerima aspirasi dari SPSI,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng
Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng
Batang - Perayaan Hari Kartini di Safari Beach Jateng (SBJ) Batang berlangsung meriah, beragam program spesial disuguhkan bagi pengunjung, mulai dari promo harga khusus hingga atraksi satwa yang sarat makna edukasi dan hiburan.
21 Apr 2026 Jumadi 6
Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita
Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita
Batang Suasana pagi di Kecamatan Batang mendadak meriah oleh dentuman drum dan simbal. Pasukan drumband Gempita Ceria dari TK Negeri Pembina Batang tampil mencuri perhatian.  Dengan kombinasi seragam merah-putih yang kontras dan topi khas drumband, wajah-wajah mungil para siswa tampak dihiasi senyum ceria saat mengawali karnaval.
21 Apr 2026 Jumadi 34
Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan
Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara Peringatan Hari Kartini Ke-147 di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (2142026). Momentum ini dimanfaatkan untuk mendorong peran perempuan agar semakin berdaya, baik di sektor pemerintahan maupun industri.
21 Apr 2026 Jumadi 53
Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri
Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyoroti pentingnya peran perempuan di sektor industri dalam peringatan Hari Kartini Ke-147 yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (2142026).
21 Apr 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg
Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman dan tips menjaga pola hidup sehat usai berhasil menurunkan berat badan secara signifikan.
21 Apr 2026 Jumadi 39
Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi
Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi
Batang - Semangat kemandirian perempuan dalam berkarya dan berwirausaha ditunjukkan oleh Novi Syaifatul Ismiyah, pemilik usaha kuliner Magenta Donut di Kabupaten Batang. Kisahnya menjadi salah satu inspirasi dalam Peringatan Hari Kartini Ke-147.
21 Apr 2026 Jumadi 9