Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyoroti pentingnya peran perempuan di sektor industri dalam peringatan Hari Kartini Ke-147 yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (2142026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyoroti pentingnya peran perempuan di sektor industri dalam peringatan Hari Kartini Ke-147 yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (21/4/2026).
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz menilai keterlibatan perempuan di sektor industri menjadi hal yang semakin mendesak seiring berkembangnya kawasan industri di Batang.
“Peran perempuan di sektor industri itu urgen. Tapi harus diimbangi dengan kesiapan di lingkungan keluarga, termasuk peran ayah di rumah yang juga perlu berpartisipasi dalam urusan domestik,” jelasnya.
Menurutnya, tanpa dukungan sistem yang memadai, seperti layanan penitipan anak yang terjangkau, potensi munculnya persoalan sosial dapat meningkat, termasuk risiko konflik dalam rumah tangga.
“Kalau tidak ada mitigasi dan support system yang baik, seperti childcare yang terjangkau, maka dampak sosial seperti meningkatnya angka perceraian bisa saja terjadi,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan, bahwa keterlibatan perempuan dalam dunia kerja, termasuk sektor industri, harus berlandaskan pada kompetensi.
“Dalam kesetaraan, fokus utamanya adalah kemampuan. Siapa pun yang memiliki keterampilan dan kemauan belajar akan mampu bersaing,” terangnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus membuka peluang kerja dan pelatihan tanpa membedakan jenis kelamin, sehingga perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier.
Meski demikian, pemerintah juga mempertimbangkan langkah afirmatif untuk mendukung perempuan agar dapat berdaya secara optimal.
“Kami akan mengkaji langkah-langkah dukungan yang diperlukan, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal dan prioritas pembangunan,” tandasnya.
Melalui momentum Hari Kartini ini, Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmen untuk mendorong kesetaraan gender di sektor industri sekaligus menyiapkan ekosistem yang mendukung perempuan agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)