Bawaslu Jateng Ajak Warga Batang Lebih Partisipatif

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 1.135 kali Pemerintahan
Bawaslu Jateng Ajak Warga Batang Lebih Partisipatif
Batang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mengajak warga Kabupaten Batang menjadi lebih partisipatif dalam pengawasan saat pelaksanaan Pemilu.

Batang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mengajak warga Kabupaten Batang menjadi lebih partisipatif dalam pengawasan saat pelaksanaan Pemilu.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Jawa Tengah Anik Sholihatun menyampaikan, Bawaslu berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat semaksimal mungkin untuk berpartisipasi dalam pengawasan pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Karena “mata” Bawaslu terbatas, semoga dengan peran masyarakat untuk mengawasi jalannya tahapan Pemilu, nantinya bisa meminimalisasi terjadinya politik uang,” katanya, usai membuka kegiatan Rakor Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Selasa (9/11/2021).

Tindakan nyata yang telah dilakukan Bawaslu dengan membangun gerakan bersama rakyat berupa sosialisasi untuk memahamkan masyarakat supaya ikut berpartisipasi, menekan praktik politik uang.

“Kami juga sudah membentuk Desa Pengawasan dan Kampung Anti Politik Uang, yang dirintis di 650 desa se-Jawa Tengah. Memang masih sedikit, dibandingkan dengan lebih dari 5.000 desa Jawa Tengah, itu baru 16%,” jelasnya.

Bawaslu juga telah merekrut Kader Sekolah Pengawas Partisipatif. Hingga kini telah memiliki 2.000 lebih alumni yang tujuan utamanya membangun gerakan rakyat melawan politik uang.

“Di Batang sudah ada alumninya, bernama ROTASI atau Roban Batang Siap Mengawasi, di Kendal ada GARASI atau Gerakan Rakyat Mengawasi. Jika mereka semua bergerak, kami akan lebih optimis bahwa politik uang bisa ditekan,” tegasnya.

Ada pula Saka Adyasta yaitu Satuan Karya Pramuka yang ikut berpartisipasi untuk mengawasi jalannya Pemilu.

Ia menegaskan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Pemilu yang bersih dari politik uang tidak bisa diraih secara instan.

“Upaya pencegahannya tidak hanya dilakukan menjalang tahapan Pemilu saja, tapi sejak tiga tahun jelang Pemilu 2024, kami mengedukasi masyarakat, agar saat pelaksanaan Pemilu sudah siap,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, masyarakat turut bergerak bersama Bawaslu untuk membangun basis-basis perlawanan terhadap virus-virus politik uang maupun politisasi isu SARA yang bisa merusak sendi-sendi demokrasi.

Ia menambahkan, Bawaslu telah memiliki Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang akan dimutakhirkan setiap menjelang pelaksanaan Pemilu.

“Nanti kami susun indikatornya, termasuk kondisi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Nanti akan dicek, apakah berprotensi menimbulkan kerawanan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT), alamat, asal daerah dan memenuhi syarat atau tidak,” ujar dia.

Bawaslu telah memetakan secara global untuk seluruh Jawa Tengah, dengan memperhatikan karakteristik khusus di masing-masing kabupaten/kota. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 95
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 118
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 138
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 136
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 90
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 167