Kebun Semampir Batang Sukses Budidaya Alpukat Kendil

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 4.323 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kebun Semampir Batang Sukses Budidaya Alpukat Kendil
Batang - Tidak seperti buah alpukat biasanya, kini mulai banyak dikembangkan alpukat dengan varietas Kendil atau alpukat Giant (raksasa).

Batang - Tidak seperti buah alpukat biasanya, kini mulai banyak dikembangkan alpukat dengan varietas Kendil atau alpukat Giant (raksasa).

Alpukat ini pun berukuran dua sampai tiga kali lipat dari alpukat pada umumnya. Di Batang pun alpukat jenis ini mulai dibudidayakan, salah satunya seperti yang ada di Kebun Semampir. Satu buah alpukat inipun beratnya kisaran 800 gram hingga 2 kg.

“Jenis alpukat kendil ini belum banyak dibudidayakan di Kabupaten Batang. Sehingga ke depannya bisa merintis agrowisata alpukat, sehingga nantinya masyarakat bisa menikmati wisata petik buah dan edukasi penanaman buah di Kebun Semampir,” kata Pengelola Kebun Semampir, Isnen Ambar Santosa saat ditemui di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021).

Kabupaten Batang, lanjut dia, sudah ada alpukat jenis kendil, tapi belum banyak yang membudidayakan. Karena itu, kita akan kembangkan menjadi rintisan agrowisata dan wisata edukasi. Disini juga ada pembuatan pupuk organik yang kita pakai untuk buah-buahan yang dikembangkan.

Dijelaskannya, pihaknya akan menerapkan program standarisasi kualitas dan kuantitas pangan. Dimana nantinya akan dikembangkan pertanian berbasis industri, dengan tujuan adanya peningkatan dampak ekonomi secara luas untuk petani.

Alpukat Kendil produksi Kebun Semampir dijual dengan harga mulai dari Rp50.000,00 - Rp65.0000,00 per kg.

“Kebun semampir ini ada sekitar 52 pohon, biasanya dapat dipanen dua kali selama setahun. Dimana sekali panen satu pohon bisa menghasilkan sekitar 60-70 kg buah,” jelasnya. 

Pemasaran produk ini secara online dikirim ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Surabaya dan lainnya. Tak hanya alpukat, Kebun Semampir juga telah membudidayakan aneka produk holtikultura lainnya. Seperti jeruk, melon, jahe gajah, kapulaga, kunyit dan lainnya.

“Di sini kami menghasilkan produk dan turut serta mendampingi menjadi mitra kami, sehingga produk yang dihasilkan bisa sesuai dengan standar nasional ataupun Food and Agriculture Organization (FAO),” ujar dia.

Karena selama ini kebutuhan ekspor belum tercukupi lantaran perbedaan kualitas dan kuantitas yang ada. Sehingga dengan adanya penerapan standar yang sama, maka produk yang dihasilkan Kebun Semampir dapat mencukupi kebutuhan industri. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 53
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 115
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 121
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 61
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 192
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 68