Kebun Semampir Batang Sukses Budidaya Alpukat Kendil

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 4.303 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kebun Semampir Batang Sukses Budidaya Alpukat Kendil
Batang - Tidak seperti buah alpukat biasanya, kini mulai banyak dikembangkan alpukat dengan varietas Kendil atau alpukat Giant (raksasa).

Batang - Tidak seperti buah alpukat biasanya, kini mulai banyak dikembangkan alpukat dengan varietas Kendil atau alpukat Giant (raksasa).

Alpukat ini pun berukuran dua sampai tiga kali lipat dari alpukat pada umumnya. Di Batang pun alpukat jenis ini mulai dibudidayakan, salah satunya seperti yang ada di Kebun Semampir. Satu buah alpukat inipun beratnya kisaran 800 gram hingga 2 kg.

“Jenis alpukat kendil ini belum banyak dibudidayakan di Kabupaten Batang. Sehingga ke depannya bisa merintis agrowisata alpukat, sehingga nantinya masyarakat bisa menikmati wisata petik buah dan edukasi penanaman buah di Kebun Semampir,” kata Pengelola Kebun Semampir, Isnen Ambar Santosa saat ditemui di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021).

Kabupaten Batang, lanjut dia, sudah ada alpukat jenis kendil, tapi belum banyak yang membudidayakan. Karena itu, kita akan kembangkan menjadi rintisan agrowisata dan wisata edukasi. Disini juga ada pembuatan pupuk organik yang kita pakai untuk buah-buahan yang dikembangkan.

Dijelaskannya, pihaknya akan menerapkan program standarisasi kualitas dan kuantitas pangan. Dimana nantinya akan dikembangkan pertanian berbasis industri, dengan tujuan adanya peningkatan dampak ekonomi secara luas untuk petani.

Alpukat Kendil produksi Kebun Semampir dijual dengan harga mulai dari Rp50.000,00 - Rp65.0000,00 per kg.

“Kebun semampir ini ada sekitar 52 pohon, biasanya dapat dipanen dua kali selama setahun. Dimana sekali panen satu pohon bisa menghasilkan sekitar 60-70 kg buah,” jelasnya. 

Pemasaran produk ini secara online dikirim ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Surabaya dan lainnya. Tak hanya alpukat, Kebun Semampir juga telah membudidayakan aneka produk holtikultura lainnya. Seperti jeruk, melon, jahe gajah, kapulaga, kunyit dan lainnya.

“Di sini kami menghasilkan produk dan turut serta mendampingi menjadi mitra kami, sehingga produk yang dihasilkan bisa sesuai dengan standar nasional ataupun Food and Agriculture Organization (FAO),” ujar dia.

Karena selama ini kebutuhan ekspor belum tercukupi lantaran perbedaan kualitas dan kuantitas yang ada. Sehingga dengan adanya penerapan standar yang sama, maka produk yang dihasilkan Kebun Semampir dapat mencukupi kebutuhan industri. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 83
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 874
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 214
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 204
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 153
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 102