Batang Untuk mendukung tahap pertama Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) PLN menyiapkan daya listrik 531 kiloVolAmpere (kVA).
Batang Untuk mendukung
tahap pertama Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) PLN menyiapkan daya
listrik 531 kiloVolAmpere (kVA).
Hal itu disampikan Vice
presiden PLN Jawa Bali Madura, Joko Prihatno, saat penyalaan listrik perdana di
Kawasan Industri Terpadu Batang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (5/11/2021).
“531 kVA ini untuk
marketing gallery, kafe atau resto dan rumah susun. Ini sebagai bagian awal
kita melistriki di KITB. Ia juga sudah melakukan penandatangan komitmen dengan
pihak konsorsium PT KIB untuk menyongsong datangnya investor KCC glass,â€
jelasnya.
Tahun depan, lanjut
dia, Insyaallah masuk masa kontruksi yang membutuhkan listrik tegangan menengah
240 kVA, kita pun sudah mempersipakan itu. Tidak hanya itu, PLN juga menyiapkan
paralel infrastruktur untuk menjamin ketenaga listrikan di Kawasan Industri
Terpadu Batang.
“Kita siapkan gardu
induk bertegangan tinggi hingga 150,000 kiloVolt, untuk tahap awal 60.000 kVA.
Sehingga tidak tergantung dengan gardu induk Weleri dan Batang,†ungkapnya.
Gardu induk di Kawasan
Industri Terpadu Batang sebagai daya tarik investor dalam menjamin ketersediaan
listrik yang berkualitas sesuai standar internasional.
“Kulaitas listrik ini
kita fokus pada ketersediaan, keandalan dan mutu frekuensi dan tegangan sesuai
standar internasional yang selalu hidup 24 jam tanpa jeda,†tegasnya.
PLN juga memiliki
produk premium, atau produk tambahan harga listrik diatas standar yang
realibility semakin meningkat dan begaransi.
“Produk premium ini ada
garansinya apabila melewati level, maka PLN akan kena denda. Produk ini sudah
banyak pelangganya yang di Jawa Tengah ada 128 pelanggan besar,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)