Batang - Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk sharing mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) Pepres Nomor 80 tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi.
Batang - Pemerintah
Kabupaten Ngawi melakukan Kunjungan
kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk sharing mengenai Proyek
Strategis Nasional (PSN) Pepres Nomor 80 tahun 2019 Tentang Percepatan
Pembangunan Ekonomi.
“Pemkab Ngawi melihat
Kabupaten Batang dalam percepatan membangun kawasan ini cukup luar bisa, jadi kita
ingin belajar kepada Pemkab Batang tentang strategi apa saja yang harus
dilakukan,†kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat ditemui usai Kunjungan
kerja di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Kamis (4/11/2021).
Kemudian mekanisme apa
yang dilakukan secara administrasi dan kelembagaan itu yang kita ingin tahu
ilmunya supaya nanti Pemkab Ngawi juga ada percepatan disana.
“Dalam rangka ini, kita
silaturahmi juga menambah wawasan terkait pelaksanaan program PSN. Kita
melakukan koordinasi lebih lanjut terkait teknisnya. Karena saya melihat di
Kabupaten Batang sudah memetakan peluang-peluang terkait ada kawasan industri
4.300 Hektar ini bagaimana menyiapkan dokumen-dokumennya dan masyarakat
sehingga kearifan lokal agar kawasan industri mempunyai manfaat seluas-luasnya
bagi masyarakat Kabupaten Batang.†ungkapnya.
Pemetaan kawasan
industri di Kabupaten Ngawi sesuai intruksi Bapak Presiden Republik Indonesia
Joko Widodo agar Kabupaten Ngawi mampu ada kawasan industri 1.200 Hektar
tanah milik perhutani.
“Adanya kawasan
industri dengan tujuan Ngawi terkait produktivitas padi terutama agronya
sebagai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi, maka kawasan industri
tidak lepas dari itu harus terintegrasi mencakup kegiatan olah pangan atau
industri agro, kemudian industri padat karya, dan indutri polutan rendah.
Sementara itu, Bupati
Batang Wihaji mengatakan, bahwa hari ini saya menerima kunjungan dari Pemkab
Ngawi untuk saling sharing saja, karena mereka masih proses menuju kawasan
industri yang kebetulan kita sudah terlaksana.
“Saya pribadi sangat
memberikan dukungan kepada Pemkab Ngawi yang merencanakan adanya kawasan
industri di daerahnya. Karena intinya membangun kawasan industri adalah untuk
menciptakan lapangan pekerjaan sesuai intruksi Bapak Presiden Republik
Indonesia Joko Widodo,†terangnya.
Seandainya ada
kompetisi kita saling dukung saja antara Kabupaten dan Provinsi karena ini
sebagai percontohan di daerah lain baik Kabupaten maupun Provinsi. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)