Pemkab Ngawi Belajar Percepatan Membangun Kawasan Industri di Batang

Kamis, 04 November 2021 Jumadi Dibaca 1.356 kali Pemerintahan
Pemkab Ngawi Belajar Percepatan Membangun Kawasan Industri di Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk sharing mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) Pepres Nomor 80 tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi.

Batang - Pemerintah Kabupaten  Ngawi melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk sharing mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) Pepres Nomor 80 tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi.

“Pemkab Ngawi melihat Kabupaten Batang dalam percepatan membangun kawasan ini cukup luar bisa, jadi kita ingin belajar kepada Pemkab Batang tentang strategi apa saja yang harus dilakukan,” kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat ditemui usai Kunjungan kerja di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Kamis (4/11/2021).

Kemudian mekanisme apa yang dilakukan secara administrasi dan kelembagaan itu yang kita ingin tahu ilmunya supaya nanti Pemkab Ngawi juga ada percepatan disana.

“Dalam rangka ini, kita silaturahmi juga menambah wawasan terkait pelaksanaan program PSN. Kita melakukan koordinasi lebih lanjut terkait teknisnya. Karena saya melihat di Kabupaten Batang sudah memetakan peluang-peluang terkait ada kawasan industri 4.300 Hektar ini bagaimana menyiapkan dokumen-dokumennya dan masyarakat sehingga kearifan lokal agar kawasan industri mempunyai manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Batang.” ungkapnya.

Pemetaan kawasan industri di Kabupaten Ngawi sesuai intruksi Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar Kabupaten Ngawi mampu ada kawasan industri 1.200 Hektar tanah  milik perhutani.

“Adanya kawasan industri dengan tujuan Ngawi terkait produktivitas padi terutama agronya sebagai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi, maka kawasan industri tidak lepas dari itu harus terintegrasi mencakup kegiatan olah pangan atau industri agro, kemudian industri padat karya, dan indutri polutan rendah.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan, bahwa hari ini saya menerima kunjungan dari Pemkab Ngawi untuk saling sharing saja, karena mereka masih proses menuju kawasan industri yang kebetulan kita sudah terlaksana.

“Saya pribadi sangat memberikan dukungan kepada Pemkab Ngawi yang merencanakan adanya kawasan industri di daerahnya. Karena intinya membangun kawasan industri adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan sesuai intruksi Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,” terangnya.

Seandainya ada kompetisi kita saling dukung saja antara Kabupaten dan Provinsi karena ini sebagai percontohan di daerah lain baik Kabupaten maupun Provinsi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 110
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 134
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 156
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 151
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 111
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 183