Wacana Vaksinasi Anak, Disambut Baik Kalangan Pendidik

Selasa, 02 November 2021 Jumadi Dibaca 656 kali Kesehatan
Wacana Vaksinasi Anak, Disambut Baik Kalangan Pendidik
Batang - Para pendidik menyambut baik wacana Pemerintah pusat yang akan memvaksinasi anak rentang usia 6-11 tahun. Vaksinasi pada anak tentunya bertujuan agar Herd Imunity atau kekebalan kelompok juga tercapai dari kalangan peserta didik.

Batang - Para pendidik menyambut baik wacana Pemerintah pusat yang akan memvaksinasi anak rentang usia 6-11 tahun. Vaksinasi pada anak tentunya bertujuan agar Herd Imunity atau kekebalan kelompok juga tercapai dari kalangan peserta didik.

Kepala SDN Proyonanggan 5, Ghonimah mengatakan, vaksinasi akan berdampak positif, yakni imunitas anak lebih terjamin dan bagi guru menjadi lebih tenang ketika melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

“Kalau ada vaksin setidaknya kita dimodali, sudah diyakinkan bahwa divaksinasi itu akan menjadi sehat,” katanya, saat ditemui di ruang kelas SDN Proyonanggan 5, Kabupaten Batang, Selasa (2/11/2021).

Ia mengakui, sempat terbersit kecemasan karena belum ada vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

“Jika belum divaksinasi kalau ada suatu peristiwa di sekolah pasti kami yang mendapat teguran. Jadi yang lebih kami utamakan adalah protokol kesehatan, seperti anak selalu memakai masker, cek suhu dan jaga jarak aman serta jumlah anak didik yang mengkuti PTM Terbatas pun hanya 50%,” jelasnya.

Ia berupaya meyakinkan anak didiknya dan wali murid, bahwa di masa pandemi ini vaksinasi adalah salah satu cara terbaik untuk membentengi diri, selain mematuhi protokol kesehatan.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Masruhan Samsurie menerangkan, saat ini pemerintah masih mewacanakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, namun bukan tidak mungkin nantinya vaksinasi juga akan menyasar pada anak usia di bawah 5 tahun.

“Saya sangat senang dengan wacana tersebut, dulu kan anak-anak kita sudah diimunisasi yang rutin sampai sekarang, Vaksinasi Covid-19 pun sama, karena virus itu tidak bisa dipastikan kapan akan berakhir. Apabila nanti vaksinasi anak usia 6-11 tahun mulai direalisasikan, pemerintah harus mengedepankan distribusi yang merata,” tegasnya.

Ia memastikan, untuk vaksinasi bagi peserta didik di tingkat SMP/SMA di Jawa Tengah sampai saat ini berjalan lancar, meskipun belum 100%. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 118
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 139
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 161
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 156
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 115
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 187