Penyampaian Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Batang Tentang Nota Keuangan Raperda APBD 2022

Senin, 01 November 2021 Jumadi Dibaca 568 kali Pemerintahan
Penyampaian Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Batang Tentang Nota Keuangan Raperda APBD 2022
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat Paripurna untuk mendengarkan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono yang mewakili Bupati Batang Wihaji di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Senin (1/11/2021).

Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat Paripurna untuk mendengarkan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono yang mewakili Bupati Batang Wihaji di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Senin (1/11/2021).

Ketua DPRD Kabupaten Batang Maulana Yusuf mengatakan, bahwa hari ini DPRD Kabupaten Batang melakukan tahapan pertama rapat paripurna tentang Rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang tahun 2022 dengan penyampaian fraksi-fraksi setelah pada tanggal 26 Oktober 2021 Bupati Batang Wihaji memaparkan Nota Keuangan, Raperda tentang APBD Kabupaten Batang Tahun 2022.

“Untuk penyampaian pertama dari Fraksi PKB memberikan pandangan sebagai berikut melihat prioritas peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dimasa pandemi ini perlu ditingkatkan, capaian vaksinasi yang masih rendah, mengakibatkan pemulihan ekonomi diberbagai sektor menjadi terhambat, oleh karena itu Pemerintah daerah harus memberikan perhatian yang serius, dan melakukan terobosanterobosan baru untuk memecahkan pokok persoalan tersebut,” jelasnya.

Serta pertimbangan penyusunan Rancangan APBD (RAPBD) serta prioritas Sasaran dan program, yang menjadi perhatian utama dalam Pembangunan Kabupaten BatangTahun 2022.

Kemudian penyampaian kedua dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan pandangan tentang pendapatan daerah dan belanja daerah dengan rincian pendapatan daerah tahun tahun 2022 direncanakan sebesar Rp1.782.049.998.259,00, sementara kalau kita komparasikan dengan pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp1.786.031.075.369,00. Artinya dalam hal ini ada penurunan pendapatan daerah sebesar Rp3.981.077.110,00.

Serta, lanjut dia, Belanja Daerah pada tahun 2022 direncanakan sebesar Rp1.836.637.498.259,00 terdapat penurunan sebesar Rp35.133.979.822,00 atau 1,88% apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp1.871.771.478.081,00. Oleh karena itu, dari factor apakah anggaran dalam RAPBD tahun 2022 Mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jika Fraksi Nasional Demokrat (NASDEM) dan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) mempunyai catatan yang perlu kita perhatikan dengan seksama. Terutama dalam angka-angkat terkait Pendapatan Daerah. Terdapat ketidakkonsistenan antara total jumlah dengan uraian angka-angka perolehannya.

“Misalnya pada catatan lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah. Pada lain-lain PAD yang Sah direncanakan ditulis Rp142.542.510.000,00, tapi jika kita jumlah dari uraian penyusunnya harusnya Rp142.482.010.000,00 jadi ada selisih hitung Rp60.500.000,00,” terangnya.

Terakhir penyampaian dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) memberikan pandangannya mendukung kebijakan tersebut.

“Dengan harapan, melalui kebijakan tersebut dapat meningkatkan kemandirian daerah dengan semakin memperbesar PAD sebagai sumber pembiayaan utama dalam struktur APBD Kabupaten Batang. Sehubungan dengan hal tersebut, kami Fraksi GERINDRA meminta kepada Pemerintah daerah agar melakukan penggalian potensi pendapatan baru,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 128
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 154
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 172
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 166
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 123
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 196