Batang - Dewan Koordinasi Wilayah Corp Brigade pembangunan (DKW CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Dewan Koordinasi Wilayah Korp Pelajar Putri (DKW KPP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi Jawa Tengah menggelar acara training of education leader di Villa Puncak Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (28/10/2021) malam.
Batang - Dewan Koordinasi Wilayah Corp Brigade pembangunan (DKW
CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Dewan Koordinasi Wilayah Korp
Pelajar Putri (DKW KPP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi
Jawa Tengah menggelar acara training of education leader di Villa Puncak Tombo,
Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (28/10/2021) malam.
Kegiatan
ini dihadiri Bupati Batang Wihaji secara pribadi. Pesertanya sendiri dari
anggota DKW CBP IPNU dan KPP IPPNU seluruh Jawa Tengah dengan total 45 orang.
Ketua
DPW IPPNU Jawa Tengah Nirma Aini Masfufah mengatakan, bahwa IPNU dan IPPNU
adalah sebuah organisasi pelajar yang menjadi gerbang awal bagi seluruh
teman-teman yang berusia kurang dari 30 tahun yang masuk kedalam NU.
IPNU
dan IPPNU dalam hal ini mempunyai banyak sekali fokus tugas salah satunya
bagaimana menyiapkan kader-kader militan yang mampu totalitas tanpa batas dan
iklas tuntas di NU.
“Pelaksanaan
kegiatan ini dilaksanakan sebagai sebuah komitmen kita untuk membuat
kader-kader menjadi leader atau pemimpin kelak dan ini bukan acara sekedar
berkumpul saja tetapi hasil komitmen kita bersama,†terangya.
Bupati Batang Wihaji
mengatakan, Hari ini IPNU dan IPPNU mengadakan acara Training Of Education Leader (TOEL) yang dilaksanakan di
Kabupaten Batang. Bagi saya ini merupakan agenda penting untuk pelajar yang
bertepatan tanggal 28 Oktober 2021 Peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan ini sebagai
semangat awal NU membentuk kader-kader IPNU dan IPPNU menjadi seorang leader
atau pemimpin untuk masa kini dan masa depan.
“Leader atau pemimpin
sendiri mempunyai tugas dua hal yang pertama bisa menjadi inspirasi dan yang
kedua bisa memberikan solusi jika ada masalah. Maka IPNU dan IPPNU yang nanti mempunyai
tugas itu dimanapun tempatnya berada,†jelasnya.
Ia menambahkan, leader
juga harus bisa tegas dan mempunyai sikap rendah hati. Karena bisa dilihat
sudah banyak kader-kader NU yang menjadi pejabat di negeri ini dari Wakil
Presiden Indonesia sampai Menteri.
“Peserta manapun nanti
yang menjadi terbaik dari hasil TOEL IPNU dan IPPNU Jawa Tengah akan saya
berikan hadiah satu laptop dan satu gawai ini bentuk digitalisasi kader-kader
NU dalam mengetahui pentingnya teknologi di jaman sekarang,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)