FPTI Siapkan Bibit Muda Panjat Tebing Batang

Senin, 25 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.607 kali Pemuda dan Olahraga
FPTI Siapkan Bibit Muda Panjat Tebing Batang
Batang - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Batang secara intensif memberikan pelatihan untuk menyiapkan bibit muda menjadi atlet panjat tebing, sehingga mampu mewakili di tingkat provinsi maupun nasional.

Batang - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Batang secara intensif memberikan pelatihan untuk menyiapkan bibit muda menjadi atlet panjat tebing, sehingga mampu mewakili di tingkat provinsi maupun nasional.

Ketua FPTI Batang Afif Riyanto mengemukakan, beberapa klub climbing diberikan kesempatan untuk mengikuti latihan, apabila mereka memiliki potensi unggul dan memenuhi klasifikasi dari Cabang olahraga (Cabor), akan dilakukan pembinaan lebih intensif.

“Proses pembibitan calon atlet dilakukan sejak awal bergabung di klub. Pembinaan dilakukan selama lima tahun, untuk merasakan kualitas yang didapat,” katanya, saat memantau proses latihan di Wall Climbing, Jalan Dr. Sutomo, Kabupaten Batang, Minggu (24/10/2021).

Ia memastikan, proses latihan harus dilakukan secara berkelanjutan, jika cuma sepekan sekali, sangat sulit untuk menjadi atlet yang potensial.

“Atlet dari klub Rajawali Sport Climbing Team (RSCT) ada 30 orang dan yang sudah masuk FPTI ada 10 orang. Atlet yang bernaung di bawah FPTI semua kebutuhannya, termasuk untuk menunjang ke arah kejuaraan pun terpenuhi,” jelasnya.

Prestasi atlet FPTI dari Kabupaten Batang di kejuaraan Provinsi Jawa Tengah 2018 meraih lima medali emas, Asian Championship meraih dua medali perak, kejuaraan di Amerika meraih perak dan di Swiss perunggu serta PON XX Papua Kiromal Katibin meraih satu emas dan dua perunggu.

Pembibitan bisa dilakukan sejak usia tujuh tahun. Dan untuk kejuaraan nasional usia yang dipertandingkan sembilan tahun dan di tingkat dunia usia 18 tahun.

“Kami memberikan pendampingan hingga menjadi atlet. Untuk meningkatkan kekuatan otot bisa mengikuti latihan fisik tiap Sabtu, Kamis latihan tambahan dan Jumat serta Minggu latihan panjat,” terangnya.

Latihan yang diterapkan menggunakan pola atlet, yakni pagi hingga sore. Tujuannya agar daya tahan tubuh atlet terbiasa ketika berlatih di cuaca panas.

Wakil Ketua RSCT Aminudin mengatakan, klub ini berdiri sejak 2018 dari semula hanya 10 anak kini berkembang menjadi 30 anggota.

“Klub ini dibentuk karena termotivasi agar menjadi juara, seperti Kiromal Katibin. Jadi anak-anak ikut latihan itu karena senang dan semangat biar bisa jadi juara,” terangnya.

Tiap bulannya anggota dikenai biaya rutin sebesar Rp100 Ribu untuk biaya operasional, pengadaan alat climbing, agar tidak terlalu membebani Cabor.

Salah satu pengunjung, Resfiana Tjahjawati (53) merasa penasaran dengan olahraga climbing.

“Saya ikut ini karena ingin merasakan panjat tebing seperti Kiromal Katibin. Makanya saya penasaran, bagaimana caranya panjat tebing, belum tahu caranya, tapi ternyata luar biasa,” ungkapnya.

Perempuan yang juga berprofesi sebaga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Dskominfo) Batang itu, berencana akan lebih intensif mengikuti olahraga panjat tebing.

“Rasanya pertama agak takut, tetapi lama kelamaan enak juga seperti naik ayunan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 71
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 36
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 41