Pasar Minggon Jatinan kembali Dibuka, Pengunjung Harus sudah Divaksinasi

Minggu, 24 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.572 kali Ekonomi
Pasar Minggon Jatinan kembali Dibuka, Pengunjung Harus sudah Divaksinasi
Batang - Hampir dua tahun, Pasar Minggon Jatinan absen beroperasi lantaran Pandemi Covid-19. Gelaran kuliner tradisional tempo dulu di Batang ini kembali dibuka. Ke depannya Pasar Minggon Jatinan bakal rutin digelar kembali tiap minggunya dengan Protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Batang - Hampir dua tahun, Pasar Minggon Jatinan absen beroperasi lantaran Pandemi Covid-19. Gelaran kuliner tradisional tempo dulu di Batang ini kembali dibuka. Ke depannya Pasar Minggon Jatinan bakal rutin digelar kembali tiap minggunya dengan Protokol kesehatan (Prokes) ketat. 

“Ini semangatnya yang pertama untuk menghidupkan kembali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Batang, agar ekonomi juga tumbuh, yang terpenting penerapan prokes dijaga ketat, ada syaratnya juga harus sudah vaksin,” kata Bupati Batang Wihaji usai meninjau dibukanya kembali Pasar Minggon Jatinan di Hutan Kota Rajawali, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (24/10/2021).

Selain itu, lanjut dia, wisata kuliner ini juga sebagai hiburan untuk masyarakat yang telah jenuh dengan Pandemi Covid-19. Pihaknya nantinya akan berkordinasi dengan Dinkes Batang, dalam mewujudkan vaksinasi di Minggon Jatinan. Sehingga bagi masyarakat yang belum vaksinasi nantinya dapat berekreasi sembari vaksinasi.

Wihaji berharap, pengunjung Pasar Minggon Jatinan sudah mengikuti vaksinasi dan sebelum masuk di Pasar Minggon Jatinan untuk menggunakan aplikasi pedulilindungi terlebih dahulu untuk mengetahui pengunjung sudah divaksin.

Sementara itu, Penggagas wisata kuliner bertema makanan jadul yang juga Ketua TP PKK, Uni Kuslantasi  Wihaji mengatakan, sebelumnya telah dirapatkan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satgas Covid-19 serta dilakukan simulasi agar saat dibuka tetap aman.

“Di sini kami juga libatkan petugas Satgas Covid-19 dan BPBD untuk memantau, tentu dengan Prokes ketat agar tetap aman dan tidak menimbulkan kasus baru,” jelasnya.

Dijelaskannya, untuk mencegah adanya kerumunan pengunjung dan pedagang lapak dibatasi 50 persen.

“Kami meminimalisir sebaik mungkin agar tidak ada kerumunan seperti jarak tiap pedagang, dan juga untuk pedagang kami berikan sistem bergilir setiap minggunya 50 persen dari total 46,” tandasnya.

Salah satu pedagang, Tunjung Suri mengaku senang dapat kembali mencari rezeki di Minggon Jatinan. Diakuinya setiap pedagang mendapatkan jatah berjualan dua minggu sekali untuk mengurangi jumlah kerumunan. Menurutnya di gelaran pertama ini, para pengunjung cukup antusias. Pasalnya meski baru jam 9 dagangannya sudah habis diserbu pengunjung.

“Alhamdulillah meskipun pertama digelar antusias masyarakat cukup tinggi. Meski tidak seramai dulu saat sebelum pandemi, tapi ini sudah lumayan untuk pembukaan. 80 porsi pecel dan gado-gado kami terjual. Iya untuk pedagangnya digilir, dua Minggu sekali agar tidak banyak kerumunan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 69
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 49
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 42
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) menyusul banyaknya laporan warga terkait dugaan peredaran minuman beralkohol hingga praktik prostitusi dan permesuman. Operasi penegakan Peraturan daerah (Perda) melibatkan Satpol PP, Disparpora, Disperindagkop, Polresta Batang dan Kodim 0736Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 48
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 299
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 149