Poskestren, Siapkan Santri Tangani Permasalahan Kesehatan

Kamis, 14 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.538 kali Kesehatan
Poskestren, Siapkan Santri Tangani Permasalahan Kesehatan
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang berupaya memberikan pelatihan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) supaya menjadi santri husada yang mampu menangani permasalahan kesehatan di lingkungannya.

Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang berupaya memberikan pelatihan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) supaya menjadi santri husada yang mampu menangani permasalahan kesehatan di lingkungannya.

Kepala Dinkes Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto mengharapkan, setelah mengikuti pelatihan para santri memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan.

“Paling tidak bisa menangani ketika ada kegawatdaruratan, seperti demam, pusing. Mereka juga diberikan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pelatihan mengukur tekanan darah dan pengukuran suhu serta obat-obatan sederhana seperti paracetamol, karena hanya untuk penanganan penyakit ringan saja,” katanya saat menyampaikan materi pelatihan Poskestren, di Hotel Sahid Mandarin, Kota Pekalongan, Kamis (14/10/2021).

Ia menerangkan, beberapa penyakit yang sering diderita santri yaitu pusing, mual dan gatal-gatal, yang langkah selanjutnya tetap dibawa ke Puskesmas terdekat.

Sementara, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Mutmainah mengutarakan, pelatihan ini berguna bagi para santri, agar menjadi mandiri dalam penanganan kesehatan. Terutama di masa Pandemi Covid-19 sangat riskan, bagaimana mereka mengenali masalah kesehatan yang ada di sekitarnya dan menyelesaikannya dengan potensi yang dimiliki.

“Kami menyebutnya santri husada, karena harapannya menjadi kader yang akan menjadi agen perubahan di pondok pesantren masing-masing. Kita tahu masalah kesehatan di ponpes itu kompleks, sebab mereka berada di dalam hingga 24 jam, tentu ada yang mengalami penyakit menular maupun tidak,” terangnya.

Di sisi lain, ada masalah gizi yang harus diperhatikan, penyakit kulit yang rawan diderita dan lainnya.

Selama dua hari, para santri telah dibekali ilmu pengetahuan seputar kesehatan, dari berbagai organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Hari ini santriwan santriwati diajak mengenali sanitasi yang ideal di ponpes dan di akhir kegiatan kami juga menyerahkan Poskestren Kit, berupa tempat tidur, pijakan kaki, kotak P3K, tensimeter, timbangan injak dan stetoskop yang semuanya diajarkan langsung,” jelasnya.

Ia memastikan, apabila mereka memgalami kesulitan, pihak Puskesmas siap memberikan pendampingan.

Salah satu santri dari Ponpes Roudlotul Muhtadin, Dlisen Limpung, Muhammad Nafidz mengatakan, selama mengikuti pelatihan diberikan pelajaran dan praktik langsung cara menangani ketika mengalami masalah kesehatan.

“Biasanya kami sering mengalami gatal-gatal di kulit. Dulu sebelum mendapat pelatihan cara menanganinya hanya memakai salep atau bahkan ada yang ngawur pakai deterjen, padahal tidak boleh,” ungkapnya.

Ia menerangkan, setelah mendapat pelatihan, para santri mendapat pencerahan, agar tidak boleh kontak fisik langsung dengan orang yang menderita gatal-gatal.

“Ada juga pelatihan ketika santri mengalami kecelakaan. Kami diberi bantuan alat medis seperti timbangan injak, alat pengukur tekanan darah, pengecek suhu,” ujar dia.

Untuk mengasah kemampuan, para santri akan meluangkan waktu agar mampu menggunakan alat medis tersebut, sehingga dapat membantu santri lain yang sakit ringan. (MC Batang, Jateng/Heri/jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 118
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 77
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 67
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 88
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 270
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 262