Pemohon bantuan hibah lengkapi syarat pemberkasan di Pendodpo Kantor Bupati Batang.
Pemerintah Kabupaten Batang melalui Organisai Perangkat Daerah ( OPD ) pengampu di Bagian Kesejahteraan akan Kucurkan bantuan hibah Rp. 6.841 miliar. Sebeleum pencairan bantuan hibah tersebut sebanyak 162 calon penerima melakukan pemberkasan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Batang Rabu,8/11.
“ Bantuan hibah ini diperuntukan bidang ormas generasi muda, organisasi kemasyarakatan keagamaan, saran ibadah dan sarana pendidikan keagamaan, dengan total bantuan hibahnya mencapai Rp.6.841 milyar dari APBD Perubahan Tahun 2017.” Kata Kepala Bagian Kesejahteraan Setda Batang Suprapto
Ia juga mengatakan, sebelum pencairan semua pemohon calon penerima bantuan hibah di haruskan melakukan pemberkasan admistrasi, hal ini sangat penting untuk legalitas pemohon dari organisasi kepemudaan ataupun lembaga masyarakatan.
“Bagi pemohon calon penerima bantuan hibah yang belum bisa melengkapi berkas yang di syaratkan pada hari ini, Pemkab masih memberikan waktu sampai tanggal 30 November 2017 untuk melangkapinya.” Kata Suprapto
Dalam pemberkasan tersebut pemohon harus Membawa Proposal rangkap 3 yang ditujukan kepada Bapak Bupati Batang tembusan Bappeda, DPPKAD dan Bagian Kesra Setda Batang, Sesuai dengan tanggal pengajuan proposal sebelum bulan Mei 2016. Di lapiri juga surat atau foto copy Badan Hukum serta Surat Keterangan Domisili Badan/ Lembaga/ organisasi di ketaui oleh Lurah Kades.
“Pencairan bantuan hibah rencananya secepatnya akhir November, namun calon pemohon harus melengkapi syarat pemberkasan, kalau salah satu persayaratan tidak dilengkapi, Pemkab tidak bisa mencairan bantuan hibah tersebut karena akan menyalaih aturan dan akan bermasalah hukum nantinya.” Kata suprapto
Di sampaikan juga oleh Suprapto, bahwa setelah pemohon mendapat bantuan hibah harus melaporan tentang penyelesaian pelaksanaan kegiatan menggunakan dana hibah, yang telah dilaksanakan sesuai Proposal dengan melampirkan RAB ( Rencana Anggaran Belanja ) Permohonan Bantuan, RAB penggunaan dana bantuan realisasi anggaran, Foto 0% dan 100%, Foto copi Rekening tabungan, Bukti pengeluaran/Kwitansi dilampiri Nota belanja
“laporan pertanggungjawaban banuan hibah harus rangkap 2 yang disampaikan selambat lambatnya tanggal 10 Januari 2018.” Pinta Suprapto
Permohonan bantuan hibah untuk tahun ini belum bisa menggunakan aplikasi E-Hibah, namun untuk aplikasi tersebut bisa di lakukan untuk tahun 2018. Untuk tahun ini masih manual.
Panitia Pembangunan Rehab Mushola Bhaitul Al Istiqomah Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih Nur Fatoni mengatakan, Pemerintah daerah masih kurang dalam sosialsasi pemberkasan syrat – syarat bantuan hibah, sehingga banyak penerima yang belum mengetahui syarat – sayarat apa saja yang harus di bawa.
“Sebelum pemberkasan seharusnya OPD pengampu harus melakukan sosialisasi, sehingga ketika pemberkasan kita bisa melengkapi.” Kata Nu Fatoni selaku Panitia Rehab Mushola yang akan menerima bantuan hibah Rp. 15 juta. (Edo/Humas/McBatang)
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.