Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang

Selasa, 22 September 2026 Jumadi Dibaca 22 kali Pemerintahan
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Kepala Bapperida Batang Bagus PAmbudi menyampaikan, berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya.
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.

Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.

Langkah strategis ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan bagian dari amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menetapkan Batang sebagai salah satu pusat pengembangan kota industri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batang telah mengambil langkah awal dengan menyampaikan surat peminatan langsung kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis (PKS) Ditjen Cipta Karya.

“Sejalan dengan itu, juga sedang ada rencana perubahan Perpres mengenai Kawasan Industri Terpadu Batang beserta kawasan penyangganya, yaitu Perpres 106 Tahun 2022. Dari situ, pengembangan perkotaan ini juga menjadi lampiran usulan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/9/2026).

Menurut Bagus, penetapan perubahan Perpres yang ditargetkan rampung paling lambat Desember 2026 mendatang akan menjadi kunci utama dalam mengamankan alokasi anggaran dari pusat. Apabila nanti Perpres yang ditargetkan itu bisa ditetapkan di 2026 ini, paling lambat Desember, itu nanti ditandatangani oleh Presiden. Itu sudah menjadi semacam golden ticket. Jadi tiket emas yang nantinya kita akan mendapatkan pendanaan itu dari APBN.

“Meski membidik dana pusat, penataan Perkotaan Gringsing dirancang menggunakan pola pendanaan kolaboratif antara APBN dan APBD Kabupaten Batang. Sejumlah proyek fisik yang masuk dalam wacana pengembangan di antaranya pelebaran jalan di kawasan Plelen, pembangunan Alun-alun atau Ruang Terbuka Hijau (RTH), Masjid Agung, Sentra UMKM, hingga penataan pasar,” jelasnya.

Untuk membagi porsi tanggung jawab anggaran secara rinci, Pemkab Batang saat ini fokus menyusun dokumen perencanaan dasar. Yang sudah itu 2026 itu adalah master plan target selesai Oktober. Setelah itu 2027 disusun bersamaan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Strategis (RIPKS) beserta DED-nya.

Ia juga menambahkan, bahwa dokumen RIPKS tersebut kelak menjadi acuan saat dikonsultasikan ke Kementerian PUPR untuk menentukan pembagian beban kerja finansial. Misalnya bagian dari APBD itu adalah jalannya, pelebaran jalan, berarti DED-nya dari Batang. Nah nanti kalau misalnya dari APBN itu alun-alun, DED-nya dari sana.

“Dari seluruh rencana fisik yang dirancang, pembangunan Alun-alun Gringsing di Plelen ditempatkan sebagai prioritas utama yang diharapkan mulai berjalan pada 2027. Karena kan kalau sudah ada alun-alun kan nanti timbul keramaian baru, pusat kota baru. Nah, nanti sebelah-sebelahnya bisa dibangun Sentra UMKM, Masjid Agung, pasar, dan yang sejenisnya. Secara keseluruhan, garis waktu pengembangan kawasan perkotaan ini ditargetkan selesai pada 2029 sesuai tahapan RPJMN,” terangnya.

Menanggapi dinamika anggaran kawasan strategis dari Kementerian PUPR yang sempat terdampak pengalihan dana untuk penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bagus menjelaskan bahwa peluang pendanaan pusat tetap terbuka.

“Sebetulnya itu punya anggaran Rp100 miliar untuk pengembangan kawasan strategis, termasuk untuk Batang. Namun, ada kejadian bencana NTT, anggaran di Kementerian PUPR itu sebagian lari untuk rekonstruksi NTT,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak Kementerian PUPR menyampaikan bahwa apabila Kementerian Keuangan nantinya memberi alokasi tambahan untuk penanganan bencana di NTT, dana pengembangan kawasan strategis tersebut akan dikembalikan ke alokasi semula. Di samping menanti kepastian anggaran tersebut, kunci utama keberlanjutan proyek ini berada pada pengawalan revisi aturan presiden.

“Sambil nunggu perubahan Perpres 106 2022, Perkotaan Gringsing masuk dalam salah satu proyek di Perpres itu, itu pasti tetap pendanaannya. Sehingga perlu dikawal bersama Perpres itu, baik oleh Kementerian PUPR maupun Pemkab Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 19
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 34
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 91
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 77
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 63
Tekan Risiko Kecelakaan di Laut, BPI dan UPP Batang Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran Tekan Risiko Kecelakaan di Laut, BPI dan UPP Batang Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran
Tekan Risiko Kecelakaan di Laut, BPI dan UPP Batang Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran
Batang - Upaya meningkatkan keselamatan nelayan dan pengguna jasa perairan terus dilakukan di Kabupaten Batang. Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2026, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Batang menggelar Sosialisasi dan Kampanye Keselamatan Pelayaran bagi Nelayan dan Pengguna Jasa Perairan Kabupaten Batang.
21 Sep 2026 Jumadi 65