Menuju KLA, Pemkab Batang Libatkan Anak Tiap Rumuskan Kebijakan

Kamis, 03 Juni 2021 Jumadi Dibaca 962 kali Pemerintahan
Menuju KLA, Pemkab Batang Libatkan Anak Tiap Rumuskan Kebijakan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang selalu melibatkan peran anak, dalam setiap kali merumuskan kebijakan maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), guna mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang selalu melibatkan peran anak, dalam setiap kali merumuskan kebijakan maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), guna mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Batang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 tentang perlindungan anak. Hal tersebut yang merupakan komitmen untuk melindungi generasi penerus bangsa.

“Anak merupakan bagian terpenting untuk mencapai tujuan menjadi negeri yang lebih baik. Maka setiap kali penganggaran kami mengundang Forum Anak Kabupaten Batang (FANTA), agar mereka ikut menyampaikan aspirasi sesuai kebutuhannya,” kata Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan sambutan pada acara Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi KLA oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI secara virtual di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (2/6/2021).

Ia mengatakan anggaran sebesar Rp200 juta tiap tahunnya disalurkan, untuk mengatasi anak putus sekolah.

“Ada pula program Bupati dan Wakil Bupati Mengajar yang dilakukan ke sejumlah sekolah. Kami pun selalu rutin mengunjungi anak-anak yang harus berhadapan dengan hukum, tujuannya agar hak mereka di bidang hukum dan pendidikan terpenuhi,” jelasnya.

Dalam bidang infrastruktur, Pemkab Batang telah melengkapi sarana publik, seperti penyediaan teknologoi wifi gratis di Alun-alun Batang, agar memudahkan anak-anak berkomunikasi melalui media sosial.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang), yang sekaligus Ketua Gugus Tugas KLA Ari Yudianto menerangkan, dengan lebih 220 ribu anak merupakan aset bagi masa depan Kabupaten Batang.

Untuk mewujudkan Kabupaten Batang Layak Anak, ada beberapa upaya yang terus dilakukan oleh Pemkab.

“Tahun lalu predikat Kabupaten Batang termasuk di kategori Pratama, semoga setelah kami memiliki Perda tentang perlindungan anak bisa meningkat menjadi Madya. Nantinya akan ada kebijakan yang melindungi kepentingan anak-anak,” terangnya.

Misi terkait pengembangan potensi sumber daya manusia melalui kemampuan warganya. Agar terwujud kualitas hidup dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Batang.

Pemkab Batang memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak dengan dibukanya ruang terbuka hijau, kawasan tanpa rokok dan administrasi kependudukan yang tertib.

“Di Disdikbud juga telah menerbitkan sekolah ramah anak,  di bidang kesehatan diberlakukannya Rumah Sakit Ibu dan Anak serta Puskesmas ramah anak,” imbuhnya.

Peran Forum Anak pun berperan untuk mewujudkan KLA.  Terhadap penanganan Covid-19,  anak-anak berperan  dengan membagikan masker dan membuka perpustakaan di ruang publik.

“TP PKK membuat ruang bermain anak “Sahabat Bunda” di Pasar Batang dan akan dikembangkan di pasar-pasar lain di Kabupaten Batang,” tandasnya.

Dari segi teknologi, Lanjut dia, Diskominfo menyiapkan jaringan internet atau wifi di sejumlah ruang terbuka atau sarana publik.

Dari Lembaga Masyarakat “Sanggar Merti Desa”, yang berkontribusi membentuk potensi anak dengan mengembangkan kreativitas.

Ia menambahkan, dengan adanya dunia usaha diharapkan ada kontribusi positif dari pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), bagi perkembangan dan kemajuan anak.

“Ke depan investor yang masuk akan memiliki tanggung jawab sosial yang diberikan kepada anak agar memiliki keterampilan, sehingga mempercepat kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Jika mereka sudah berpendidikan tinggi mereka akan menjadi tenaga kerja yang terampil,” harapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang, Supriyono mengatakan, beberapa upaya akan dilakukan untuk meningkatkan predikat yang semula Pratama agar menjadi Madya.

“Tadi setelah diverifikasi memang ada sedikit kekurangan, tetapi akan segera dicukupi dalam waktu dua hari. Tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga akan berkontribusi, nanti akan dihimpun untuk dikirimkan lagi data tambahannya, Insyaallah akan meningkatkan predikat menjadi Madya, minimal bisa bertahan di Pratama,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 239
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).
12 Okt 2026 Jumadi 97
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 88
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 94
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 362
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 280