Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik

Senin, 12 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 50 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).

Batang – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12/10/2026).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan, pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebagian besar PPPK yang baru diangkat berasal dari sektor pendidikan dan kesehatan. Karena itu, mereka diminta menjalankan tugas secara profesional serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan.

“Status sebagai aparatur pemerintah harus diikuti dengan tanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang diberikan, baik dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun sektor pelayanan publik lainnya. Orientasi ini menjadi pengingat bahwa tugas utama aparatur adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap pekerjaan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” demikian penekanan Faiz dalam kegiatan tersebut,” jelasnya.

Faiz juga mengingatkan PPPK agar tidak menerapkan pola kerja zero sum game, yakni cara pandang yang membuat persoalan seolah selesai ketika seseorang berhenti menangani masalah atau membiarkan hambatan tanpa solusi. Para pegawai untuk mencari jalan keluar secara tuntas ketika menghadapi kendala pelayanan masyarakat.

“Sebagai contoh, dalam pelayanan kesehatan, aparatur diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi mengenai kendala yang dialami warga. Mereka perlu membantu mencari solusi, termasuk ketika masyarakat menghadapi persoalan terkait reaktivasi kepesertaan layanan Kesehatan,” terangnya.

Menurut Faiz, orientasi pelayanan harus mendorong aparatur untuk proaktif, berkoordinasi, dan memastikan persoalan masyarakat ditangani sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

“Dengan demikian, pelayanan publik tidak hanya berfokus pada penyelesaian administrasi, tetapi juga pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Terkait dukungan anggaran, akan dipastikan kebutuhan untuk membiayai PPPK telah diperhitungkan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan anggaran tersebut harus diimbangi dengan kinerja dan kedisiplinan pegawai. Pemkab Batang juga menerapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi secara berkala melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Evaluasi dilakukan untuk memastikan pegawai menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.

“Pemerintah daerah tidak segan memberikan sanksi, termasuk pemberhentian, apabila terdapat PPPK yang melakukan pelanggaran disiplin sesuai aturan yang berlaku. Selain menjalankan tugas sehari-hari, para PPPK juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Pengembangan kemampuan dinilai penting agar mereka mampu mengikuti perubahan kebutuhan pelayanan publik,” tegasnya.

Faiz juga menyampaikan, bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap pilihan karier pegawai, termasuk apabila ada PPPK yang memperoleh kesempatan kerja lebih baik di tempat lain. Namun, selama masih bertugas sebagai aparatur Pemkab Batang, tanggung jawab terhadap pekerjaan harus tetap dijalankan secara profesional.

“Sementara itu, terkait kemungkinan perubahan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, Pemkab Batang masih menunggu regulasi atau petunjuk teknis lanjutan dari pemerintah pusat. Kepastian mengenai mekanisme perubahan status tersebut akan mengikuti ketentuan resmi yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar dia.

Melalui kegiatan orientasi ini, Pemkab Batang berharap PPPK penuh waktu yang baru diangkat dapat memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari aparatur pemerintah. Dengan penguatan disiplin, kompetensi, dan orientasi pelayanan, keberadaan PPPK diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik lainnya bagi masyarakat Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 67
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 39
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 45
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 337
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 265
Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Batang - Gelaran Karnaval SCTV yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Batang tidak hanya menjadi wahana hiburan cuma-cuma bagi warga setempat, namun dampak positifnya pun turut dirasakan langsung para pelaku UMKM. Festival UMKM, yang menghadirkan puluhan stan kuliner dan produk kreatif, dibuka sebagai upaya Pemda setempat mendukung perputaran ekonomi, sekaligus mengenalkan kuliner khas Batang ke kancah nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 341