Episode Perdana “Curhat Wihaji”, Undang Mantan Anak Punk

Sabtu, 13 Maret 2021 Jumadi Dibaca 1.004 kali Pemerintahan
Episode Perdana “Curhat Wihaji”, Undang Mantan Anak Punk
Batang - Podcast “Curhat Wihaji, Lebih Dekat dengan Rakyat” akhirnya tayang untuk episode perdana dengan mengundang dua mantan anak punk, yang kini telah mempunyai profesi baru, yakni pelaku UMKM di bidang kuliner dan pekerja di bidang bangunan.

Batang - Podcast “Curhat Wihaji, Lebih Dekat dengan Rakyat” akhirnya tayang untuk episode perdana dengan mengundang dua mantan anak punk, yang kini telah mempunyai profesi baru, yakni pelaku UMKM di bidang kuliner dan pekerja di bidang bangunan.

Program yang dibawakan langsung oleh Bupati Batang Wihaji itu, memberikan kesempatan bagi narasumber untuk menyampaikan segala keluhan maupun aspirasi kepadanya. Podcast tersebut akan tayang tiap hari Jumat pukul 16.30 WIB di Youtube Pemkab Batang dan Batang Channel, dengan mengundang narasumber dari berbagai profesi, kalangan, pemikiran dan pemahaman serta tema yang menarik.

Program Curhat Wihaji ini upaya untuk mengungkapkan harapan mereka, sekaligus ingin menggali seluk beluk perkawanan di antara mereka, untuk diambil sisi positifnya. Namun persepsi bagi kebanyakan orang, cenderung mengganggu ketenteraman.

“Alhamdulillah dua remaja ini contoh yang jera untuk kembali menjadi anak punk. Mereka sudah berhenti, tidak jadi anak punk, seperti Didik yang berkarya sebagai penjual kopi di samping alun-alun dan Rifky yang bekerja di bidang bangunan,” kata Wihaji usai membawakan program podcast “Curhat Wihaji, Lebih Dekat dengan Rakyat”, di Kantor Diskominfo Kabupaten Batang, Jumat (12/3/2021).

Menurut dia, mereka adalah contoh yang baik, apabila berkemauan keras, pasti bisa berhenti dan hidup layaknya manusia sebagai makhluk sosial pada umumnya.

“Kalau berhenti jadi anak punk manfaatnya lebih banyak, tapi kalau jadi anak punk terus tentu mudharat (kerugiannya) lebih besar,” jelasnya.

Setelah berbincang-bincang, Lanjut dia, selama mereka menjadi anak punk, kebebasannya berlebihan. Rata-rata tidak beribadah dan tidur pun di sembarang tempat. Maka diharapkan kawan-kawan mereka yang masih menjadi anak punk, segera berhenti dan berkehidupanlah secara normal.

“Misalnya ada komunitas anak punk, yang memang mau berekspresi di bidang seni, asalkan positif, ayo ngobrol dengan saya untuk diberikan ruang berkreasi,” terangnya.

Bentuk perhatian Pemkab Batang terhadap mantan anak punk, yang berkeinginan kuat untuk berubah menjadi insan yang bermanfaat, adalah dengan memberikan bantuan tambahan modal usaha masing-masing sebesar Rp1 juta.

“Masa depan mereka tidak ada yang tahu, tapi kalau melakukan hal yang baik, InsyaAllah anak-anak ini masih punya harapan,” ungkapnya.

Melalui media podcast ini, bisa menjadi jalan yang lebih baik, untuk memberikan pemahaman yang sama.

“Silahkan kebebasan kalian diekspresikan ke dalam hal-hal positif,” tegasnya.

Salah satu mantan anak punk, Didik Hasanudin mengutarakan, alasan terbesar berhenti menjadi anak punk, karena ingin memperoleh kehidupan yang lebih baik.

“Saya kaget banget bisa berbincang lansung dengan Pak Bupati, apalagi tayang di youtube,”tuturnya.

Saat ini untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, ia berjualan minuman kopi di depan Alun-alun Kota Batang.

“Saya baru dua minggu jualan kopi, modal pertamanya dikumpulkan dari hasil ngamen waktu dulu. Sekarang sudah dikasih modal dari Pak Bupati buat tambahan jualan. Buat kawan-kawan yang saat ini masih menjadi anak punk, carilah pekerjaan yang halal,” tandasnya.

Ia mendukung rencana Bupati yang akan memberikan ruang berekspresi bagi komunitas punk, sehingga hasrat berkesenian mereka tersalurkan.

“Senang sekali kalau teman-teman anak punk ini punya tempat buat menyalurkan hobinya di bidang seni,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 38
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 62
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
27 Jun 2026 Jumadi 136
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
27 Jun 2026 Jumadi 181
Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban
Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan resmi membuka Batang Art Festival (BAF) 2026 yang mengusung tema "Babat Alas Roban" di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026) malam.
27 Jun 2026 Jumadi 72
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 268