SMK Kandeman Batang dan Panasonic, Lahirkan Kelas Industri

Kamis, 11 Maret 2021 Jumadi Dibaca 1.281 kali Teknologi
SMK Kandeman Batang dan Panasonic, Lahirkan Kelas Industri
Batang - SMKN 1 Kandeman makin meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan Panasonic melalui penandatanganan nota kesepahaman, untuk mewujudkan kelas industri, demi meningkatkan kompetensi peserta didik di Aula SMK Negeri 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (10/3/2021).

Batang - SMKN 1 Kandeman makin meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan Panasonic melalui penandatanganan nota kesepahaman, untuk mewujudkan kelas industri, demi meningkatkan kompetensi peserta didik di Aula SMK Negeri 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (10/3/2021).

Penandatanganan itu disaksikan langsung Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Nuneik Mustikaningtyas Runtuweni mengemukakan, kerja sama yang telah terjalin antara kedua belah pihak akan membawa manfaat khususnya bagi para pelajar, karena kompetensinya semakin meningkat dan berguna di kehidupan masa depan mereka.

“Kompetensi yang didapat nanti bisa membantu memperoleh pekerjaan, melalui rekruitmen sesuai keahliannya,” katanya.

Kepala SMK Negeri 1 Kandeman, Suyanta mengatakan, kerja sama kali ini merupakan tindak lanjut dari kemitraan yang sebelumnya telah terjalin, khususnya pada kunjungan industri dan praktik kerja lapangan. Nantinya akan dikembangkan ke kelas industri, yakni kelas khusus Panasonic.

“Gurunya akan didiklat dulu, kalau lulus ada sertifikatnya supaya bisa jadi pendidik kelas khusus Panasonic,” jelasnya.

Selain itu, Lanjut dia, manfaat yang diperoleh siswa memudahkan dalam rekruitmen karyawan, karena selama ini Panasonic belum maksimal dalam melakukan perekrutan.

Dijelaskannya, produk dari Panasonic sangat beragam, seperti lemari es, pendingin udara, televisi dan audio lainnya. Hanya saja ilmu yang akan diperdalam bagi anak didik adalah spesifik ke pendingin udara.

Sekarang ini kita harus berpikir cerdas melihat peluang yang dekat, sebab hampir setiap rumah tangga memiliki pendingin udara karena sudah bukan merupakan barang mewah lagi.

“Nanti pasti butuh tenaga kerja bagian perawatan, sehingga kalau anak-anak kami mahir di bidang perawatan pendingin udara, ketika lulus sudah bisa bekerja sebagai teknisi,” harapnya.

Ia juga mengharapkan, MoU tidak hanya ada di atas kertas, tapi segera ditindaklanjuti. Hal itu sudah disampaikan langsung kepada pihak Panasonic.

“Untuk anak-anakku walaupun di era pandemi COVID-19, tetap berpikir positif dan jauhi perasaan pesimis, tetap semangat, apapun yang sedang terjadi saat ini, pasti ada hikmahnya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Servis Panasonic Semarang, Dani Setyawan mengutarakan, kerja sama dengan SMK maupun Sekolah Teknik sudah menjadi program dari perusahaan, untuk ikut berkontribusi membangun generasi penerus bangsa yang kompeten di bidang teknologi.

“Kita coba aplikasikan kelas khusus karena program serupa sudah diterapkan di SMK Maarif Gombong, tidak menutup kemungkinan akan dibuka pula kelas yang sama di SMK Kandeman,” ungkapnya.

Ia menerangkan, kelas tersebut nantinya akan memberikan pembelajaran segala sesuatu tentang pendingin udara.

“Siswa di sini nantinya mampu hingga memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk jenjang karier pun sangat mungkin, karena ketika perusahaan membutuhkan karyawan, sempat membagikan informasi perekrutan ke seluruh SMK. Hanya kebutuhannya tidak sebanyak pabrik, biasanya menyesuaikan kebutuhan,” tuturnya.

Ia menambahkan, teknologi terbaru yang akan diajarkan kepada pelajar yakni pendingin udara yang mampu melumpuhkan virus dengan fitur Air Purifier di salah satu produk.

“Masa pandemi anak-anak harus memperbanyak wawasan pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Gunakan perangkat informasi dengan baik dan benar, supaya bisa mencari tahu teknologi terbaru, jangan cuma memperbarui status di gawai,” tandasnya.

Salah satu siswi, Rika menuturkan, sangat mendukung dibuatkan kelas khusus teknologi pendingin udara.

“Jadi kalau sudah lulus dan punya kemampuan khusus, nanti bisa ikut magang dan dapat kerja yang bagus,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 145
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 158
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 180
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 159
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 140
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 146