Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa

Jumat, 12 Februari 2021 Jumadi Dibaca 2.048 kali Seni dan Budaya
Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa
Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

“Perayaan Tahun Baru Imlek dilaksanakan sebagai bentuk ekspresi anak-anak yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin ini,” kata Pendiri Desa Mandarin Amelia saat ditemui di Desa Mandarin Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (12/2/2021).

Saya pribadi merogoh koceknya sendiri dan di bantu teman-teman yang berada di Kota Batang dalam perayaan tahun Imlek 2572 yang peduli dengan kegigihannya mencerdaskan anak kampung dalam berbahasa mandarin.

“Perayaan ini disambut antusias anak-anak daerah sini dan beberapa luar kecamatan dan memberikan apresiasi yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin setiap seminggu sekali pada hari senin.

Perayaan Imlek ini untuk mengajarkan toleransi bagi anak-anak. Mereka dikenalkan dengan budaya dari Negeri Cina yang sudah lama diakui bangsa Indonesia. Menggelar lomba inilah menjadi wadah yang digunakan untuk menarik perhatian para anak yang ikut merayakan.

“Kegiatan yang dilombakan diantaranya melukis masker kategori anak dan remaja, menyanyi lagu mandarin kategori anak, dan menulis kaligrafi hanzi atau aksara Han yang menyiratkan tentang harapan dan impian mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Desainer Pakaian Kondang di Kabupaten Batang Wulan mengatakan, bahwa kegiatan perayaan Imlek ini wadah untuk masyarakat Kabupaten Batang belajar berbahasa mandarin atau yang ingin mengetahui budaya serta sejarahnya.

“Saya kesini sangat mensupport perayaan Imlek yang mungkin baru pertama kali diadakan di Kabupaten Batang, kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan anak dengan ilmu dan budayanya serta mengajarkan toleransi beragama yang sangat kental di Indonesia ini,” ujar dia.

Diharapkan, Kedepannya kegiatan seperti dapat berkembang di Kabupaten Batang untuk membuka mata masyarakat tidak hanya hal negatif saja di negara cina yang kita ketahui, tetapi hal positifnya juga kita harus mengerti banyak budaya yang baik saya kira. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 45
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 147
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 122
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 111