Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa

Jumat, 12 Februari 2021 Jumadi Dibaca 2.023 kali Seni dan Budaya
Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa
Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

“Perayaan Tahun Baru Imlek dilaksanakan sebagai bentuk ekspresi anak-anak yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin ini,” kata Pendiri Desa Mandarin Amelia saat ditemui di Desa Mandarin Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (12/2/2021).

Saya pribadi merogoh koceknya sendiri dan di bantu teman-teman yang berada di Kota Batang dalam perayaan tahun Imlek 2572 yang peduli dengan kegigihannya mencerdaskan anak kampung dalam berbahasa mandarin.

“Perayaan ini disambut antusias anak-anak daerah sini dan beberapa luar kecamatan dan memberikan apresiasi yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin setiap seminggu sekali pada hari senin.

Perayaan Imlek ini untuk mengajarkan toleransi bagi anak-anak. Mereka dikenalkan dengan budaya dari Negeri Cina yang sudah lama diakui bangsa Indonesia. Menggelar lomba inilah menjadi wadah yang digunakan untuk menarik perhatian para anak yang ikut merayakan.

“Kegiatan yang dilombakan diantaranya melukis masker kategori anak dan remaja, menyanyi lagu mandarin kategori anak, dan menulis kaligrafi hanzi atau aksara Han yang menyiratkan tentang harapan dan impian mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Desainer Pakaian Kondang di Kabupaten Batang Wulan mengatakan, bahwa kegiatan perayaan Imlek ini wadah untuk masyarakat Kabupaten Batang belajar berbahasa mandarin atau yang ingin mengetahui budaya serta sejarahnya.

“Saya kesini sangat mensupport perayaan Imlek yang mungkin baru pertama kali diadakan di Kabupaten Batang, kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan anak dengan ilmu dan budayanya serta mengajarkan toleransi beragama yang sangat kental di Indonesia ini,” ujar dia.

Diharapkan, Kedepannya kegiatan seperti dapat berkembang di Kabupaten Batang untuk membuka mata masyarakat tidak hanya hal negatif saja di negara cina yang kita ketahui, tetapi hal positifnya juga kita harus mengerti banyak budaya yang baik saya kira. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 110
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 154
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 95
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 58
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 77