Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa

Jumat, 12 Februari 2021 Jumadi Dibaca 2.034 kali Seni dan Budaya
Desa Mandarin Batang, Rayakan Imlek Meski Banyak Warganya Bukan Keturunan Tionghoa
Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

Batang - Desa Mandarin yang baru berdiri tiga bulan di Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang menggelar perayaan Imlek 2572 dengan penuh kegembiraan. Meskipun kebanyakan warga sini bukan keturunan Tionghoa tetapi harus memberikan pesan toleransi dan keakrabannya sendiri bagi yang terlibat dalam perayaan bahkan ada warga Bandar dan Batang yang datang kesini secara langsung.

“Perayaan Tahun Baru Imlek dilaksanakan sebagai bentuk ekspresi anak-anak yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin ini,” kata Pendiri Desa Mandarin Amelia saat ditemui di Desa Mandarin Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (12/2/2021).

Saya pribadi merogoh koceknya sendiri dan di bantu teman-teman yang berada di Kota Batang dalam perayaan tahun Imlek 2572 yang peduli dengan kegigihannya mencerdaskan anak kampung dalam berbahasa mandarin.

“Perayaan ini disambut antusias anak-anak daerah sini dan beberapa luar kecamatan dan memberikan apresiasi yang sudah belajar bahasa dan budaya mandarin setiap seminggu sekali pada hari senin.

Perayaan Imlek ini untuk mengajarkan toleransi bagi anak-anak. Mereka dikenalkan dengan budaya dari Negeri Cina yang sudah lama diakui bangsa Indonesia. Menggelar lomba inilah menjadi wadah yang digunakan untuk menarik perhatian para anak yang ikut merayakan.

“Kegiatan yang dilombakan diantaranya melukis masker kategori anak dan remaja, menyanyi lagu mandarin kategori anak, dan menulis kaligrafi hanzi atau aksara Han yang menyiratkan tentang harapan dan impian mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Desainer Pakaian Kondang di Kabupaten Batang Wulan mengatakan, bahwa kegiatan perayaan Imlek ini wadah untuk masyarakat Kabupaten Batang belajar berbahasa mandarin atau yang ingin mengetahui budaya serta sejarahnya.

“Saya kesini sangat mensupport perayaan Imlek yang mungkin baru pertama kali diadakan di Kabupaten Batang, kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan anak dengan ilmu dan budayanya serta mengajarkan toleransi beragama yang sangat kental di Indonesia ini,” ujar dia.

Diharapkan, Kedepannya kegiatan seperti dapat berkembang di Kabupaten Batang untuk membuka mata masyarakat tidak hanya hal negatif saja di negara cina yang kita ketahui, tetapi hal positifnya juga kita harus mengerti banyak budaya yang baik saya kira. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 35
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 213
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 462
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 91
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 77
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 320