Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman

Sabtu, 06 Februari 2021 Jumadi Dibaca 742 kali Seni dan Budaya
Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman
Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batang Tri Bakdo mengatakan, kondisi serupa juga dialamai para seniman di daerah lain. Untuk mengatasinya, seniman di Batang sempat beberapa kali menggelar pementasan virtual, namun banyak di antara mereka merasa bahwa pagelaran atau pameran sesungguhnya adalah dengan dikunjungi dan disaksikan langsung para penikmatnya pada sebuah ruang galeri.

“Sudah berkali-kali kami mengadakan acara secara virtual, seperti beberapa waktu lalu ada pementasan “Keplantrang” dari Teater Duyung Dayani, disusul Teater Tata Naluri Ethnic, tapi greget ketika tampil secara virtual itu kurang greng, karena sebagai seniman kalau tidak ada tepuk tangan dari penonton pasti ada yang kurang,” katanya saat ditemui di Rupatama Mapolres, Kabupaten Batang, Jumat (5/2/2021).

Ia bersama sejumlah seniman di Batang mengambil sikap menghentikan pementasan dan pameran untuk sementara waktu. Pada saatnya nanti ketika pandemi sudah selesai, akan kembali berekspresi.

Pria yang pernah memamerkan karya lukis “Bharatayuddha” hingga ke Paris itu, mengakui pandemi berdampak secara ekonomi bagi para pelaku seni.

“Semua perupa “tiarap” semua. Pameran sebetulnya bisa secara virtual, tapi kan tidak menjanjikan apa-apa,” ungkapnya.

Ia telah berdiskusi dengan kawan-kawan seniman, supaya semangat berkarya itu tidak pupus. Artinya ketika berada di rumah, kami tetap menciptakan sebuah karya dengan konsep-konsep baru, nanti setelah pandemi teratasi segera beraksi.

“Seniman itu akan membuat karya tergantung dari situasi yang sedang dialami. Ketika sedang ada pendemi, otomatis mereka akan berkarya yang berdekatan dengan masalah pagebluk atau wabah,” terangnya.

Ia memotivasi para seniman di seluruh tanah air, bahwa setelah pandemi ini usai, pasti pertunjukan itu akan berjalan. Dan ketika seniman telah menyiapkan karyanya sejak awal, nantinya mereka tidak akan kerepotan.

“Ketika ada COVID-19 ini kami gunakan sebagai kesempatan untuk berkarya di rumah saja,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 110
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 153
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 95
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 58
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 77