Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman

Sabtu, 06 Februari 2021 Jumadi Dibaca 753 kali Seni dan Budaya
Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman
Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batang Tri Bakdo mengatakan, kondisi serupa juga dialamai para seniman di daerah lain. Untuk mengatasinya, seniman di Batang sempat beberapa kali menggelar pementasan virtual, namun banyak di antara mereka merasa bahwa pagelaran atau pameran sesungguhnya adalah dengan dikunjungi dan disaksikan langsung para penikmatnya pada sebuah ruang galeri.

“Sudah berkali-kali kami mengadakan acara secara virtual, seperti beberapa waktu lalu ada pementasan “Keplantrang” dari Teater Duyung Dayani, disusul Teater Tata Naluri Ethnic, tapi greget ketika tampil secara virtual itu kurang greng, karena sebagai seniman kalau tidak ada tepuk tangan dari penonton pasti ada yang kurang,” katanya saat ditemui di Rupatama Mapolres, Kabupaten Batang, Jumat (5/2/2021).

Ia bersama sejumlah seniman di Batang mengambil sikap menghentikan pementasan dan pameran untuk sementara waktu. Pada saatnya nanti ketika pandemi sudah selesai, akan kembali berekspresi.

Pria yang pernah memamerkan karya lukis “Bharatayuddha” hingga ke Paris itu, mengakui pandemi berdampak secara ekonomi bagi para pelaku seni.

“Semua perupa “tiarap” semua. Pameran sebetulnya bisa secara virtual, tapi kan tidak menjanjikan apa-apa,” ungkapnya.

Ia telah berdiskusi dengan kawan-kawan seniman, supaya semangat berkarya itu tidak pupus. Artinya ketika berada di rumah, kami tetap menciptakan sebuah karya dengan konsep-konsep baru, nanti setelah pandemi teratasi segera beraksi.

“Seniman itu akan membuat karya tergantung dari situasi yang sedang dialami. Ketika sedang ada pendemi, otomatis mereka akan berkarya yang berdekatan dengan masalah pagebluk atau wabah,” terangnya.

Ia memotivasi para seniman di seluruh tanah air, bahwa setelah pandemi ini usai, pasti pertunjukan itu akan berjalan. Dan ketika seniman telah menyiapkan karyanya sejak awal, nantinya mereka tidak akan kerepotan.

“Ketika ada COVID-19 ini kami gunakan sebagai kesempatan untuk berkarya di rumah saja,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 66
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 78
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 77
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 112
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 113