Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman

Sabtu, 06 Februari 2021 Jumadi Dibaca 761 kali Seni dan Budaya
Pementasan Virtual Tak Jamin Kepuasan Seniman
Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Batang - Kondisi pandemi COVID-19 mengharuskan seniman di Kota Batang menghela nafas sejenak dengan menghentikan sejumlah pementasan dan pagelaran secara tatap muka. Untuk mengatasinya mereka mencoba untuk memodifikasi pementasan secara virtual, namun hasilnya tidak menjamin kepuasan para seniman.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batang Tri Bakdo mengatakan, kondisi serupa juga dialamai para seniman di daerah lain. Untuk mengatasinya, seniman di Batang sempat beberapa kali menggelar pementasan virtual, namun banyak di antara mereka merasa bahwa pagelaran atau pameran sesungguhnya adalah dengan dikunjungi dan disaksikan langsung para penikmatnya pada sebuah ruang galeri.

“Sudah berkali-kali kami mengadakan acara secara virtual, seperti beberapa waktu lalu ada pementasan “Keplantrang” dari Teater Duyung Dayani, disusul Teater Tata Naluri Ethnic, tapi greget ketika tampil secara virtual itu kurang greng, karena sebagai seniman kalau tidak ada tepuk tangan dari penonton pasti ada yang kurang,” katanya saat ditemui di Rupatama Mapolres, Kabupaten Batang, Jumat (5/2/2021).

Ia bersama sejumlah seniman di Batang mengambil sikap menghentikan pementasan dan pameran untuk sementara waktu. Pada saatnya nanti ketika pandemi sudah selesai, akan kembali berekspresi.

Pria yang pernah memamerkan karya lukis “Bharatayuddha” hingga ke Paris itu, mengakui pandemi berdampak secara ekonomi bagi para pelaku seni.

“Semua perupa “tiarap” semua. Pameran sebetulnya bisa secara virtual, tapi kan tidak menjanjikan apa-apa,” ungkapnya.

Ia telah berdiskusi dengan kawan-kawan seniman, supaya semangat berkarya itu tidak pupus. Artinya ketika berada di rumah, kami tetap menciptakan sebuah karya dengan konsep-konsep baru, nanti setelah pandemi teratasi segera beraksi.

“Seniman itu akan membuat karya tergantung dari situasi yang sedang dialami. Ketika sedang ada pendemi, otomatis mereka akan berkarya yang berdekatan dengan masalah pagebluk atau wabah,” terangnya.

Ia memotivasi para seniman di seluruh tanah air, bahwa setelah pandemi ini usai, pasti pertunjukan itu akan berjalan. Dan ketika seniman telah menyiapkan karyanya sejak awal, nantinya mereka tidak akan kerepotan.

“Ketika ada COVID-19 ini kami gunakan sebagai kesempatan untuk berkarya di rumah saja,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 45
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 147
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 121
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 111