Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa prinsip kami kegiatan pertemuan pemkab Batang dengan Pengurus wilayah Aisyiah Jawa Tengah ini akan kami sport terkait tentang perda tentang Tuberculosis (TB) barang kali ada beberapa persoalan , pertama tentu perlu adanya sosialisasi tentang perda kemudian ada pembanding kenapa butuh perda, hal ini penting disosialisasikan karena perda tersebut implikasinya banyak hal, termasuk pertanggungjawaban kita kegitan tersebut betempat di ruang meting room bupati Batang kamis (5/10)
Beliau menambahkan ini merupakan bagian dari PR kita, nanti coba kita lakukan dengan komitmen kepala daerah untuk berpihak sekaligus menjadi prioritas salah satu kebijakan. Karena hal ini merupakan persoalan masa depan masyarakat batang.
Bahwa terkait resiko TB ini masih banyak yang belum tahu masyarakat batang, saya juga mohon kepada TB care Aisyiah ini untuk sosialisasi terus dan bisa kerjasama dengan TP. PKK Kabupaten Batang. Dan bisa diikutkan dalam momentum tertentu bersama kita bisa dalam bentuk pengajian maupun lainnya ujar Buapati Batang.
Siti Taqiyah Kepala SR Community TB-HIV Care Aisyiah Jawa Tengah mengatakan kegiatan audensi kami aisyiah dengan Bupati Batang ini bertujuan untuk advokasi kepada pemangku kebijakan yang berkaitan dengan percepatan program penanggulan Tuberculosis (TB) HIV Aids di Kabupaten Batang.
Bahwa dengan inti agar Bupati Batang dalam pertemuan tadi segera dapat menerbitkan perda yang berkaitan dengan TB HIV Aids. Ini merupakan program Nasional jadi program yang didukung oleh semua elemen masyarakat baik pemerintah maupun swasta. Karena hal ini program nasional yang harus dilaksanakan oleh semua komponen pemerintah daerah tandas Siti Taqiyah.
Beliau menjelaskan bahwa Aisyiah ini mendapatkan program penanganan TB-HIV dari pemerintah pusat dengan pendanaan dari global fund. Dan program ini sudah berjalan sejak 2009 tapi untuk Kabupaten Batang baru berjalan tahun 2016 ujar Siti Taqiyah.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Sekda Batang Nasikhin dan Kepala SR Community TB-HIV Aisyiyah Jawa Tengah Siti Taqiyah dan Pengurusnya serta pengurus Aisyiyah Kabupaten Batang, dan perwakilan dari Dinas kesehatan batang. (Iwan/Humas/McBatang)
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat pengawasan terhadap pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam proses penerbitan Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pemerintah daerah menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi pemohon izin baik hunian pribadi maupun industri yang mengabaikan regulasi lingkungan tersebut.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2862026).
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.