Uniknya Miniatur Truk Oleng Buatan Penyandang Disabilitas Asal Batang

Rabu, 23 Desember 2020 Jumadi Dibaca 4.075 kali IKM UKM UMKM
Uniknya Miniatur Truk Oleng Buatan Penyandang Disabilitas Asal Batang
Batang - Impron (36) warga Desa Karanganom, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang mampu menciptakan miniatur truk oleng yang terkenal saat melintas jalan pantura dari bahan kayu.

Batang - Impron (36) warga Desa Karanganom, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang mampu menciptakan miniatur truk oleng yang terkenal saat melintas jalan pantura dari bahan kayu.

Sebelum menggeluti kerajinan miniatur truk oleng saya buruh biasa menjadi supir, setelah terjadi kecelakaan yang membuat kaki untuk diamputasi dan menjadikan saya seorang disabilitas.

Pasca kecelakaan saya bingung untuk mencari nafkah seperti apa dengan keterbatasan, karena saya sudah mempunyai tanggung jawab istri dan anak-anak saya.

“Awalnya ide membuat truk dari saya ingin membelikan mainan kepada anak, karena keterbatasan ekonomi akhirnya saya melihat-lihat cara membuat melalui youtube. Ternyata pembuatannya tidak begitu rumit dengan menggunakan limbah-limbah sisa seperti kayu, pipa, dan kawat kecil,” kata Impron saat ditemui di Rumahnya, Rabu (23/12/2020).

Lebih lanjut, dia menerangkan, berawal dari kegigihan dan semangat itulah sekarang kerajinan miniatur truk oleng saya tekuni, Pertama kali miniatur truk oleng dijual oleh teman yang mampir kerumah dan melihat hasil miniatur truk oleng saya akhirnya dibawa pulang, sampai dirumah tetangganya melihat dan tertarik setelah itu dibeli.

“Pembuatan miniatur truk oleng menyiapkan kayu, terus dibentuk pola seperti badan truk, rangka truk, dan bak truk. Setelah itu dipasang menjadi satu dan dicat sesuai warna yang diinginkan, kemudian pasang stiker dan pernak-pernik lampu miniatur truk oleng tidak perlu ganti baterai hanya memakai charger gawai,” jelasnya.

Harga miniatur truk oleng produk pembuatannya dijual dengan harga Rp300.000,00 dengan ukuran panjang 48cm dan tinggi 20cm, jika ingin pesan ukuran model yang lebih besar tinggal menyesuaikan harga saja. Pengerjaan miniatur truk oleng sendiri memakan waktu seminggu.

Pemasaran penjualan miniatur truk oleng masih dari mulut-kemulut dan baru-baru ini saya mencoba lewat media sosial facebook, tapi paling yang mengoperasikan anak-anak saya. Omset penjualan sendiri berkisar Rp900.000,00 per bulan.

“Kendalanya modal pasti ada, apalagi sekarang pada masa pandemi Covid-19 sangat sulit untuk memasarkan jika benar-benar ada orang yang berminat dan peralatan saya masih ala kadarnya,” pungkasnya.

Ia berharap, mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Batang dapat membantu sedikit alat-alat yang saya gunakan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 96
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 140
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 101
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 145
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 175
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 143