Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat penutupan Batang Expo
Wakil Bupati Batang mengatakan Batang Expo tahun 2017 ini lebih ramai oleh pengunjung hal ini bisa dilihat dari antusiasme masyrakat yang mengujnungi stand. Karena pada acara event tahunan ini acara ini menampilkan berbagai produk baru yang lebih kreatif.
Exspo ini adalah ajang pameran bagi para pelaku usaha atau UMKM yang ada di wilayah Batang. Dengan diadakan Exspo ini diharapkan adanya peningkatan pesanan produk dari konsumen guna meningkatkan pendapatan masyarakat.
“ Batang Expo juga dijadikan sebagai ajang promosi destinasi wisata yang ada di Kbaupaten Batang. Karena itu masyarakat harus bersiap menyambut wisatawan dengan ramah tamah dan penuh senyum kepada wisatawan yang berkunjung ke Batang,” ujar Wakil Bupati Batang Suyono saat menutup acara Batang Expo 2017di alun alun Selasa malam.
Dia menuturkan bahwa pendapatan dari Batang Expo yang berlansung sejak Jumat (19/9) sampai Selasa (3/10) nilai transaksi mencapai hampir Rp 5 Miliar. Ke depan Batang Expo lebih bisa menampilkan produk baru yang dimunculkan.
“Saya berharap Batang Expo yang merupakan event tahunan ini kedepan lebih kreatif dan inovatif selain itu ditambah dengan produk produk unggulan yang semakin komplit dari masing masing kecamatan.” tandas Wakil Bupati.
Kabag Perekonomian selaku sekertaris perekonomian menuturkan penutupan Event Tahunan Batang Expo tahun ini mencapai nilai trasnsaksi yang tidak sedikit. Pasalnya hanya dalam 5 hari nilai trasnaksi pada acara Batang Expo ini mencapai Rp 4.890.000.000.
“ Kegiatan Batang Expo ini menampilkan 155 Stand yang diikuti oleh UMKM, BUMN, Instansi pemerintahan, dan kuliner. Keluar sebagai juara pertama stand bisnis terbaik BRI, juara kategori umum Kecamatan Blado, Juara kategori lomba seduh kopi Bpk Ungguh, juara pertama kategori Fasion Hijab Rindi Maghfiroh. (Anto/Humas/McBatang)
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.