Batang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengujian air sungai yang memiliki kandungan Escherichia Coli (E-Coli) dibeberapa sungai di Kabupaten Batang.
Batang - Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengujian air sungai yang memiliki kandungan
Escherichia Coli (E-Coli) dibeberapa sungai di Kabupaten Batang.
“Ada empat sungai di
Kabupaten Batang yang mengandung E-Coli dengan kadar tinggi yaitu sungai gabus,
sungai sono, sungai sambong dan sungai gambuhan hal ini diketahui dari hasil
pengujian,†kata Kepala DLH Kabupaten Batang Akhmad Handy Hakim saat ditemui di
Kantor DLH Kabupaten Batang, Selasa (1/12/2020).
“Kandungan standar
E-Coli sendiri disesuaikan dengan jenis kelas sungai tersendiri. Rata-rata di
Kabupaten Batang masuk dalam kelas 3 dan 4. Kandungan kelas 4 sendiri total
E-Coli yang masih masuk standar sekitar 10.000 cfu per 100ml,†jelasnya.
Dijelaskannya, dari
empat sungai yang kami teliti dibagi menjadi 12 bagian, diantaranya ada salah
satu yang tertinggi adalah sungai gabus letaknya depan bandulan di mana
kandungan E-Coli mencapai 30.000 cfu per 100ml.
Selain itu beberapa
sungai masuk yang terkandung E-Coli diatas 10.000 cfu per 100ml yaitu Sungai
Sambong Bendung Candi, Sungai Sono Muara, Sungai Sono depan Primatex, dan
Sungai Gambuhan depan PT. Lohdijinawi.
“Sungai yang kami
teliti memang bukanlah kategori sungai yang airnya digunakan untuk minum,
mandi, dan mencuci, semuanya termasuk kategori sungai pengairan saja. Tetapi
meski begitu dengan tingginya kandungan E-Coli tinggi tetap membahayakan bagi
masyarakat, apalagi dalam jangka panjang,†terangnya.
Diharapkan, kesadaran
masyarakat agar tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan di sungai. Pemerintah
Kabupaten Batang setiap tahunnya sudah bekerja sama dengan Dinas Perumahan
Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang dan sejumlah instansi
terkait memberikan bantuan pembuatan jamban. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)