Batang - Di masa pandemi Covid-19 Bupati Batang Wihaji makin intensif menyapa langsung warga agar mengetahui kondisinya setiap saat, sekaligus memberikan santunan bagi anak-anak yatim piatu serta warga kurang mampu yang membutuhkan.
Batang - Di masa pandemi Covid-19 Bupati Batang
Wihaji makin intensif menyapa langsung warga agar mengetahui kondisinya setiap
saat, sekaligus memberikan santunan bagi anak-anak yatim piatu serta warga
kurang mampu yang membutuhkan.
Santunan diberikan kepada 100 yatim piatu dan secara
simbolis disampaikan langsung oleh Bupati Batang Wihaji, didampingi Ketua Dewan
Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang, sekaligus Takmir Masjid Agung, KH. M.
Saefuddin Zuhri di Masjid Agung Darul Muttaqin, Kauman, Kabupaten Batang,
Minggu (29/11/2020).
“Yang penting protokol kesehatan tetap dijalankan
selama proses pemberian santunan. Dan program tersebut merupakan dari
Pemerintah Kabupaten Batang yang diberikan setiap tahunnya secara bergantian
dan sekarang dibagikan di Masjid Agung,†katanya.
Bupati menerangkan, Pemda menganggarkan Rp2 miliar
yang siap diberikan kepada 2 ribu anak yatim piatu se-Kabupaten Batang dan akan
tetap dibagikan pada tahun 2021 mendatang.
“Tiap anak mendapatkan santunan sebesar Rp1 juta dan
diberikan selama dua periode. Untuk tahap pertama Rp600 ribu dan tahap kedua
Rp400 ribu,†jelasnya.
Meski di tengah pandemi, Lanjut Bupati, anggarannya
tidak akan dikurangi. Dan insya Allah kegiatan ini juga tidak akan menurunkan
semangat Pemkab Batang untuk memberikan kebahagiaan kepada para yatim piatu,
terlebih dimasa pandemi yang tentu mereka membutuhkan uluran tangan kita.
“Mungkin santunan yang diberikan tidak seberapa,
tapi doa mereka luar biasa. Semoga pandemi Covid-19 segera sirna dari muka bumi
dan khususnya masyarakat Kabupaten Batang mendapatkan keberkahan, kesehatan
serta keselamatan dunia dan akhirat,†tandasnya.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Darul Muttaqin,
KH. M. Saefuddin Zuhri mengatakan, program Pemkab Batang yang diberikan secara
rutin tiap tahunnya ini sangat positif dan berkesinambungan terhadap anak-anak
yatim piatu di Batang.
Sesuai arahan Bupati, bahwa santunan akan tetap
diberikan di tahun depan, namun dengan sasaran wilayah yang berbeda.
“Ini sangat baik, karena dengan demikian akan
terjadi pemerataan di seluruh wilayah. Insya Allah semua yatim piatu akan
memperoleh santunan dari Pemkab Batang,†katanya.
Tahun ini, Lanjut Kyai Saefuddin, Masjid Agung
memperoleh kepercayaan, sebanyak 100 yatim piatu dari berbagai wilayah di Kota
Batang.
“Karena hanya 100 anak tentu belum bisa memenuhi
semuanya. Tapi insya Allah tahun depan dengan sasaran yang berbeda jadi bisa
dibagikan kepada yatim piatu lainnya,†ungkapnya.
Menurut Kyai, kegiatan tersebut menjadikan
keberkahan bagi semua orang, insya Allah menjadikan Kabupaten Batang yang
semakin baik, terhindar dari segala bala’ (malapetaka), fitnah dan pandemi
Covid-19 pun segera menghilang.
Disebutkan, wilayah yang mendapatkan bantuan antara
lain: Kauman, Proyonanggan Selatan, Proyonanggan Tengah, Proyonanggan Utara,
Karangasem Utara, Kasepuhan, Denasri, Watesalit, Kalisalak dan lainnya.
Kyai Saefuddin menegaskan, santunan diberikan kepada
yatim piatu yang berada di luar lingkungan panti asuhan, supaya semua yatim
piatu merasakan kebahagiaan
Ketua DMI Batang itu mengibaratkan, santunan ini
bagaikan oase di gurun sahara, sehingga wajah anak-anak yatim kita ini
berbinar-binar karena bersyukur kepada Allah Ta’ala.
“Dan semoga mereka mau mendoakan kita semua, demi
Kabupaten Batang yang kita cintai, untuk seluruh pimpinan dan rakyatnya agar
senantiasa dilindungi Allah Ta’ala,†harapnya.
Salah satu anak yatim, Yulia Ayu Devita mengucapkan
terima kasih atas santunan dari Bupati Wihaji karena batuan tersebut sangat
bermanfaat di masa pandemi.
“Semoga Pak Bupati sehat selalu. Dan semoga bisa
sekolah tatap muka lagi, biar bisa ketemu Bapak/Ibu guru dan teman-teman,â€
pintanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)