Jajaran Korps Marinir Telusuri Sejarah di Batang

Selasa, 10 November 2020 Jumadi Dibaca 2.104 kali Sosial
Jajaran Korps Marinir Telusuri Sejarah di Batang
Batang - Menjelang Peringatan HUT ke-75 Korps Marinir, yang biasa dikenal pasukan baret ungu dipimpin Komandan Mayor Jenderal TNI Mar Suhartono menelusuri sejarah Korps Marinir dan berziarah di Kabupaten Batang.

Batang - Menjelang Peringatan HUT ke-75 Korps Marinir, yang biasa dikenal pasukan baret ungu dipimpin Komandan Mayor Jenderal TNI Mar Suhartono menelusuri sejarah Korps Marinir dan berziarah di Kabupaten Batang.

Mayor Jenderal TNI Mar Suhartono merupakan orang nomor satu di jajaran Korps Marinir Angkatan Laut salah satu putra terbaik asal Kabupaten Batang tiba pada hari Senin kemarin. Sebetulnya Mayor Jenderal TNI Mar Suhartono akan memimpin langsung serangkaian acara disini seperti ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang dan penyerahan bhakti sosial.

Namun karena ada tugas mendadak akhirnya rangkaian acara diwakili oleh Wakil Komandan Korps Marinir Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah. 

“Kabupaten Batang bagi pasukan hantu laut menjadi salah satu daerah yang memiliki sejarah terbentuknya Korps Marinir karena dulu dikenal dengan Korps Komando Angkatan Laut daerahnya dari Tegal, Pekalongan, hingga Batang awal mula Korps Marinir terbentuk,” kata Wakil Komandan Korps Marinir Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah saat ditemui saat di TMP Kadilangu, Kabupaten Batang, Selasa (10/11/2020).

Berdasarkan hasil penelitian, penelusuran dan diskusi jajaran TNI Angkatan Laut, ia menjelaskan, sejarah itu benar adanya karena berdasarkan informasi dilapangan yang didukung oleh berbagai pertempuran seperti gugurnya Letnan Sutomo di Wanarata Tegal.

Banyak juga prajurit yang gugur di laut Brebes, Tegal, Pekalongan dan Batang. Sehingga kita lakukan penelusuran dan ziarah bertepatan dengan Hari Pahlawan ini.

“Korps Marinir TNI Angkatan Laut akan melakukan agenda - agenda rutin penelusuran dan ziarah di tahun - tahun berikutnya untuk mengenang sejarah dan prajurit yang telah gugur menjadi shuhada,” jelasnya. 

Dijelaskannya, Buku sejarah perjuangan Korps Marinir masih dalam proses, Begitu bukunya sudah selesai akan kita sampaikan ke pihak - pihak yang berkepentingan.

“Berbagai monumen untuk mengenang pertempuran para pahlawan sudah ada di beberapa titik yang nantinya kita temukan dari hasil penelusuran dan penelitan pertempuran akan menjadi perhatian untuk dibangun monumen," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) 

Berita Lainnya

Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Batang - Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, Kapolresta Batang bersama jajaran melaksanakan kegiatan "Minggu Kasih" di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kabupaten Batang, Minggu (18102026). Kegiatan ini menjadi wujud kuat sinergi dan kedekatan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama serta umat beragama.
18 Okt 2026 Jumadi 102
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Jakarta Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah menggelar pagelaran seni Ketoprak Beksan Silir Pesisir di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (18102026). Pagelaran tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan seni budaya Kabupaten Batang kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.
18 Okt 2026 Jumadi 100
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Batang - Semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat terlihat jelas di Masjid Al-Anwar. Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, bersama jajarannya hadir langsung membaur bersama warga dalam kegiatan pengajian rutin minggu pagi.
18 Okt 2026 Jumadi 91
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 328
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 297
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 215