Pemkab Batang Mengantisipasi Dua Wilayah Berpotensi Bencana

Selasa, 03 November 2020 Jumadi Dibaca 760 kali Sosial
Pemkab Batang Mengantisipasi Dua Wilayah Berpotensi Bencana
Batang - Memasuki musim penguhujan Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD), Polres Batang dan Kodim 0736/Batang serta jajaran terkait menggelar apel siaga bencana, untuk mengantisipasi bencana yang rawan terjadi di beberapa titik di Kabupaten Batang.

Batang - Memasuki musim penguhujan Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD), Polres Batang dan Kodim 0736/Batang serta jajaran terkait menggelar apel siaga bencana, untuk mengantisipasi bencana yang rawan terjadi di beberapa titik di Kabupaten Batang.

Bupati Batang Wihaji memetakan wilayah rawan bencana menjadi dua titik, di antaranya pantura yang rawan terjadi banjir dan wilayah selatan dengan titik-titik yang dimungkinkan sering terjadi longsor.

“Dua lokasi itu yang punya potensi timbulnya bencana, walaupun di titik-titik tertentu juga ada kemungkinan munculnya kejadian luar biasa. Tetapi kesiapan titik potensi bencana ada di dua titik, yaitu utara dan selatan,” kata Bupati Wihaji, didampingi Kepala BPBD Ulul Azmi, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka dan Kasdim 0736/Batang Mayor Kav Hariyono, usai meninjau perlengkapan penanganan bencana di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2020).

Bupati juga memastikan, untuk melakukan tindakan lebih intensif supaya tidak timbul kembali fenomena penurunan tanah seperti yang pernah terjadi di Desa Jolosekti beberapa waktu lalu.

“Pemprov Jawa Tengah telah bersinergi dengan Pemkab Batang untuk menangani fenomena tersebut, supaya tidak terjadi hal serupa. Alhamdulillah sampai hari ini tidak terjadi penurunan lagi,” ungkapnya.

Bupati Batang Wihaji menambahkan, Pemkab Batang selalu menyiapkan dana tak terduga setiap tahunnya untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dimungkinkan muncul mendekati musim penghujan.

Sementara, Kepala BPBD Batang Ulul Azmi mengatakan, dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam BPBD melakukan berbagai persiapan, antara lain pengadaan logistik pangan dan non pangan. Saat ini situasi masih dalam kondisi siaga darurat mulai 1 Oktober 2020 hingga Juni 2021.

“Untuk menghadapi siaga darurat Pemkab Batang menyiapkan anggaran sebesar Rp800 juta. Tapi kalau nanti ada tanggap darurat menggunakan Dana Tak Terduga (DTT),” terangnya.

Ia memetakan beberapa titik yang rawan terjadi bencana di antaranya untuk wilayah pantura yang rawan banjir seperti Batang Kota, tiga desa di Kecamatan Tulis dan lima desa di Kecamatan Gringsing dan 2 desa di Kecamatan Kandeman.

“Untuk wilayah selatan yang rawan longsor terdapat di lima Kecamatan yakni Tersono, Bawang, Blado, Bandar dan Reban,” terangnya.

Lebih lanjut, Ulul memaparkan, berdasarkan kajian resiko bencana terdapat sembilan ancaman bahaya yaitu banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan, gunung berapi, gelombang tinggi, kekeringan dan gempa bumi.

BPBD telah bersinergi dengan Layanan Panggilan Darurat 112 selama 24 jam, untuk memberikan pananganan cepat, jika terjadi bencana. Masyarakat juga dpaat memanfaatkan posko yang telah disiapkan di Kantor BPBD dan tiap-tiap Kecamatan.

Fenomena La Nina atau kondisi penyimpangan, dapat memunculkan cuaca ekstrim yang sempat menimbulkan angin puting beliung di Bandar dan Blado hingga menerbangkan genting dari 62 rumah warga.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi pergerakan tanah di Desa Jolosekti BPBD telah memasang Early Warning System (EWS) sehingga setiap saat mengetahui kondisi terbaru.

“EWS yang dipasang ada di Desa Gerlang, Pranten, Deles, Jolosekti dan Alat Pendeteksi Gempa dari BMKG di Gringsing,” tandasnya.

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka menyampaikan, Polres Batang bersama Kodim Batang segera membangun posko terpadu dengan Forkopimda dan Muspika.

“Kalau di Pemda ada 15 Kecamatan dan untuk Polres terdapat 12 Polsek, namun pihaknya juga menyiapkan beberapa posko terpadu dalam proses pengamanan tanggap bencana,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasdim 0736/Batang Mayor Kav Hariyono menyarankan, melalui seremoni ini hendaknya disiapkan pula segala sesuatunya secara maksimal seperti peralatan, personel dan pelatihannya.

“Mudah-mudahan ke depan dengan kesiapan yang matang, kita siap turun menangani secara cepat,” katanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 34
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Batang - Semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat terlihat jelas di Masjid Al-Anwar. Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, bersama jajarannya hadir langsung membaur bersama warga dalam kegiatan pengajian rutin minggu pagi.
18 Okt 2026 Jumadi 115
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Jakarta Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah menggelar pagelaran seni Ketoprak Beksan Silir Pesisir di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (18102026). Pagelaran tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan seni budaya Kabupaten Batang kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.
18 Okt 2026 Jumadi 130
Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Batang - Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, Kapolresta Batang bersama jajaran melaksanakan kegiatan "Minggu Kasih" di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kabupaten Batang, Minggu (18102026). Kegiatan ini menjadi wujud kuat sinergi dan kedekatan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama serta umat beragama.
18 Okt 2026 Jumadi 121
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 317
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 236