Batang - Soal permasalahan sepinya ekonomi kreatif perajin wayang golek, Bupati Batang Wihaji siap mensupport atau mendukung agar pelaku seni dan ekonomi kreatif tetap eksis ditengah pandemi.
Batang - Soal permasalahan sepinya ekonomi
kreatif perajin wayang golek, Bupati Batang Wihaji siap mensupport atau
mendukung agar pelaku seni dan ekonomi kreatif tetap eksis ditengah pandemi.
"Pembuatan wayang golek ternyata sulit, dan
tidak semua orang bisa. Ini penting kita uri - uri budaya dan karyanya, maka Pemerintah
harus hadir untuk mensupport," kata Wihaji saat mengunjungi perajin wayang
golek di Dukuh Kijingan, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa
(27/10/2020).
Pemerintah daerah memiliki program 1.000 wirausaha
baru. Oleh karena itu, kita terus terjun ke lapangan untuk mendengar permasalahan
yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif.
"Setalah kita tanya permasalahannya dipemodalannya,
maka kita libatkan diprogram 1.000 wirausaha baru dengan memberikan pinjaman
dan bantuan," ungkapnya.
Adapaun untuk pemasaran, Teguh Abadi sudah
memanfaatkan media sosial. Selain itu, Pemkab Batang siap ikut mempromosikan
dengan mengikut sertakakan dalam pameran.
"Ekonomi kreatif ini bagian dari tujuan
pariwisata, maka akan kita tindak lanjuti dengan menetapkan Desa Siwatu masuk
dalam paket wisata sebagai Desa wisata ekonomi kreatif," pungkasnya.
Perajin Wayang Golek yang digeluti Teguh Abadi Warga
Dukuh Kijingan, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal untuk satu wayang golek
dibandrol dengan harga termurah Rp200 ribu sampai Rp500 ribu dan paling mahal
Rp800 ribu. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)