Batang - Untuk membantu mengurangi sampah plastik di Kabupaten Batang agar bisa lebih bermanfaat dan punya nilai ekonomi.
Batang - Untuk membantu mengurangi sampah plastik di
Kabupaten Batang agar bisa lebih bermanfaat dan punya nilai ekonomi.
Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Batang menargetkan
setiap Kecamatan harus memiliki taman ekobrik.
Hal itu pun, sudah dulu diinisiasi oleh TP PPK
Kabupaten yang telah mendirikan taman dan kantin 'Ojo Gebrek' dan green house
dengan ornamen ekobrik yang epik.
"Target kita setiap Kecamatan dua tempat
dijadikan fokus ekobrik dan kita lombakan diawal November 2020," kata
Ketua Tim Penggerak PKK Ny Uni Kuslantasi Wihaji saat mengunjungi taman ekobrik Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal,
Kabupaten Batang, Selasa (27/10/2020).
Kalau untuk lomba ekobrik bentuk karakter binatang
sudah dilaksanakan, namun untuk sekarang yang kita lombakan ekobrik gapura dan
taman.
"Dari total sampah plastik yang dijadikan
ekobrik totalnya sudah ada 70 ribu ton, itu diluar dari ekobrik yang akan
dilombakan," jelasnya.
Ia menjelaskan, program ini sangat membantu sekali
pengurangan sampah plastik yang butuh ratusan tahun untuk diurai.
"Kalau dalam satu keluarga mengkonsumsi sampah
platik jika pakai botol yang 600 mili, 7 hari sudah satu ekobrik. Itu jelas
mengurangi sampah dan ada nilai manfaatnya dan ekonomi," tuturnya.
Sementara, Kepala Desa Wonotunggal Kisworo menyambut
baik program pengurangan sampah dengan ekobtik.
Setelah ekobrik terkumpul dari Tim Penggerak PKK
desa dan masyarakat memproses pembuatan taman dan gapura yang nantinya kita
akan manfaatkan untuk kafe.
"Alhamdulilah sejauh ini warga guyub rukun,
jadi setiap rumah kita bebani satu ekobrik dan setiap RT mampu
memenuhinya," pungkasnyanya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)