Dandim Batang : Tanamkan Prinsip Menolak Paham Radikalisme pada Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 913 kali Sosial
Dandim Batang : Tanamkan Prinsip Menolak Paham Radikalisme pada Masyarakat
Batang - Komandan Kodim0736/Batang Letkol Inf Dwison Evianto menghadiri acara yang di selenggarakan oleh MUI Kecamatan Tersono sekaligus mengisi materi kebangsaan di Aula Rumah Makan Kampung Sawah, Desa Rejosari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Selasa (13/10/2020).

Batang - Komandan Kodim0736/Batang Letkol Inf Dwison Evianto menghadiri acara yang di selenggarakan oleh MUI Kecamatan Tersono sekaligus mengisi materi kebangsaan di Aula Rumah Makan  Kampung Sawah, Desa Rejosari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Selasa (13/10/2020).

Pada acara Halaqoh Kebangsaan tersebut, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Dwison Evianto memberikan materi "Menolak Faham Radikalisme". Momen tersebut dimanfaatkan oleh Dandim Batang untuk memperkenalkan diri dan maksud keberadaannya selama melaksanakan tugas dinas sebagai Dandim 0736/Batang.

''Radikalisme itu merupakan tindakan yang akan melakukan perubahan secara cepat yang tidak mengindahkan aturan. Dengan cara keras atau brutal seperti bom bunuh diri dan lainnya,” jelasnya.

Dandim juga menjelaskan, tujuan Radikalisme adalah mengklaim kebenaran beragama bagi kelompoknya sendiri, sedangkan kelompok yang lain salah. Merasa paling paham dengan doktrin agama, merasa punya otoritas dan menghakimi kelompok yang berbeda agama.

“Dalam jihadnya apapun di perbolehkan termasuk bom bunuh diri, pembantaian dan mengkalim mereka adalah satu-satunya ajaran yang paling benar,” tuturnya. 

Yang menyebabkan adanya mereka berbuat seperti itu di antaranya faktor kemiskinan, kurangnya pendidikan akan mudah disusupi faham radikalisme, dengan orang semakin berpendidikan akan semakin kritis, Marjinalisasi adalah orang yang terpinggirkan atau disisihkan merasa tidak terpakai.

Lebih lanjut, Dandim menerangkan, tujuan terorisme dan radikalisme di Indonesia antara lain mendirikan Negara Islam di Indonesia yang notabenya banyak berbagai suku, adat istiadat. Contoh kejadian di Indonesia yang pada tahun 1999 awal kerusuhan Ambon, konflik di Kalimantan (antara Jawa dan Madura), Bom Natal, Bom Bali 1 2002, Bom JW Marriot di Jakarta. Pelatihan para militer di Jantho dan lain- lain. 

Untuk mencegahnya kita harus melaksanakan bersama dalam memberikan pemahaman faham radikalisme, mempererat ukhuwah Islamiyyah dengan hidup berdampingan bersama, kita sesama muslim bersaudara.

"Suku, ras, agama, budaya, adat istiadat merupakan kekayaan dan keberagaman dari bangsa Indonesia, Kita harus jaga serta hidup rukun berdampingan. Agama Islam bukan agama Kekerasan, sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah bersama masyarakat yang harus tetap kita laksanakan dan terus kita jaga,” tegasnya.

Sementara, Camat Tersono H. Bambang Urip Widodo M.M mengucapkan terima kasih karena sudah memfasilitasi Halaqoh Kebangsaan. Bahwa ancaman radikalisme sangat memprihatinkan, yang mana kalau melihat tahun-tahun belakang banyak kejadian.

"Dengan harapan para ulama dapat menyampaikan ke masyarakat tetang paham ini, dengan cara pendekatan humanis dan baik. Ini merupakan salah satu tugas kita bersama, saling menjaga sehingga kondisi bisa kondusif. Mudah mudahan generasi muda yang berada di wilayah Tersono dapat di berikan pengertian mengenai Paham radikalisme, sehingga tidak mudah terprovokasi dan di masuki paham radikalisme yang keras,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, KH. Ijroh Saputro mewakili Ketua MUI Batang KH Zaenul iroki secara resmi membuka Halaqoh Kebangsaan. KH. Ijroh mengatakan bahwa MUI Kabupaten Batang setiap hari Selasa keliling di tiap Kecamatan menyelenggarakan acara Halaqoh Kebangsaan, ini yang ke enam kalinya di selenggarakan di Tersono. Dengan mengikuti Kegiatan yang di laksanakan MUI Jawa Tengah.

“Sebab radikal itu pasti ada, apa yang disampaikan oleh Nara sumber di sampaikan kepada masyarakat. Kegiatan ini di selenggarakan agar paham radikalisme tidak berkembang di Kabupaten Batang,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 53
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 82
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
27 Jun 2026 Jumadi 141
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
27 Jun 2026 Jumadi 197
Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban
Bupati Batang Resmikan BAF 2026, Angkat Tema Babat Alas Roban
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan resmi membuka Batang Art Festival (BAF) 2026 yang mengusung tema "Babat Alas Roban" di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026) malam.
27 Jun 2026 Jumadi 94
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 270