Empat Kabupaten Tandatangani Kerjasama Implementasi E- Government
Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Kabupaten Sikka NTT ( Nusa Tenggara Timur ), Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara menandatangani kerjasama dengan Kabupaten Batang tentang tentang implementasi E- government Senin 18/9 di aula Kantor Bupati Batang.
Kerjasama di tandatangani oleh Bupati Batang Wihaji yang di dampingi oleh wakil Bupati Suyono dan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman, Sekada Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe, Sekda Karanganyar Samsi, kegiatan tersebut jga di hadiri oleh Sekda Batang Nasikhin serta Kepala OPD di lingkungan Setda.
Bupati Batang Wihaji mengatakan, menurut Undang – undang Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah tentunya kewajiban utamanya melayani secara baik kepada masyarakat, karena masyarakat sekarang menginginkan pengelolaan daerah yang tranparansi dan akuntabel, efektif dan efisien yang semuanya bermuara pada pemerintah daerah sebagai leding sektornya.
“Dalam pemerintahan tentunya bukan saja kepala daerah atau eksekutif namun juga ada legislatif dan yudikatif atau DPRD , yang tentunya masing – masing Kabupaten memiliki kelebihan dan kekurangan, kebetulan saja Batang di bidang tata kelola pemerintahan yang menggunkan e- government, e- plaing, e- bugeting mendapat rekomendasi dari KPK untuk belajar bersama.” Jelas bupati Batang Wihaji.
Ia juga menuturkan bahwa mungkin banyak sisitem aplikasi lainya yang di gunakan pemerintah daerah lain, tetapi sistem aplikasi yang di pakai kabupaten Batang lebih sederhana, gampang untuk di pelajari tapi juga tetap transparan efektif dan akuntabel.
“Kalau sudah masuk e-planing dan e-bugeting saya tinggal tengak – tengok saja, kita hanya mengkontrol dan mengawasi karena semuanya sudah diatur melalui sistem yang akan kerja.” Katanya.
Dikatakan oleh Wihaji bahwa Kalau dulu memanga diasumsikan oleh masyrakat ketika Bupati datang desa – desa membawa uang dan memberikan bantuan secara langsung baik jalan maupun Masjid, tetapi dengan sistem ini tidak bisa dan di kuncing dalam sistem.
“kalau niat pasti bisa namun semua itu harus ada komitmen kepala daerah serta menjalin komunikasi yang baik denga DPRD dan juga harus ada komitemen bersa dengan ASN.” Katanya Wihaji.
Sementara Bupati Sikka Yosep Ansar Rera mengatakan, Kabupaten Sikka sedang melakukan perbaikan – perbaikan dalam pengelolaan pemerintahan tentunya dengan planing yang baik, untuk kami akan menggunakan sistem yang di miliki oleh Pemkab Batang.
“Mudaha – mudahan dengan kerjasama ini kedepan akan lebih baik dalam pengelolaan pemerintah daerah yang akuntabel, transparan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kami.” Kata Bupati Sikka Yosep Ansar Rera.
Senada juga di sampaikan Wakil Bupati Canjur yang mengatakan, kerjasama yang akan kita di bangun dengan Pemerintah Batang tentang pengelolaan pemerintahan daerah setelah Pemkab Cianjur melakukan konsultasi dengan KPK.
“Kami mendapatkan rekomendasi dari KPK untuk belajar bersama dengan pemerintah daerah tentang implementasi e- government dengan sisitem aplikasi yang transparan, akuntabel efektif dan efisien.” Katanya. (Edo/McBatang)
Sebanyak 30 pesepeda Ride for Palestine menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta dengan melintasi Kabupaten Batang untuk mengampanyekan solidaritas kemanusiaan bagi Palestina melalui olahraga bersepeda.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
November Rock menjadi ajang perpaduan hiburan musik rock dengan kepedulian sosial melalui bakti sosial, santunan anak yatim, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
November Rock menjadi wadah peringatan Hari Pahlawan melalui musik rock sekaligus sarana membangkitkan nasionalisme, kecintaan terhadap Indonesia, dan semangat persatuan masyarakat.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.