Batang - Perjuangan untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara harus terus digaungkan, khususnya bagi generasi muda yang siap melanjutkan dengan menjaga persatuan dan kesatuan.
Batang - Perjuangan untuk mempertahankan Pancasila
sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara harus terus digaungkan,
khususnya bagi generasi muda yang siap melanjutkan dengan menjaga persatuan dan
kesatuan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Bupati Batang Wihaji
didampingi Dandim 0736/Batang Ketkol Inf Dwison Evianto bersama Forkopimda,
usai memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Ruang Command Center, Kabupaten
Batang, Kamis (1/10/2020).
Saat ini membutuhkan kerja keras untuk
mempertahankannya, karena ancaman dan godaannya cukup tinggi, jika disentuh
berkaitan dengan masalah Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), akan timbul
sensitivitas.
“Jadi generasi sekarang tugasnya satu saja, yaitu
meneruskan perjuangan para generasi yang dulu melahirkan Pancasila, berkorban
jiwa, raga dan hartanya. Pengorbanan itu bisa diwujudkan dengan menjaga
persatuan dan kesatuan bangsa, bersama unsur Forkopimda, TNI/Polri dan
masyarakat Batang,†tegasnya.
Wihaji mengharapkan, semangat harus diturunkan
kepada generasi berikutnya, khususnya hal yang berkaitan dengan Pancasila mulai
sila pertama hingga kelima.
Sementara itu, Dandim 0736/Batang, Letkol Inf.
Dwison Evianto mengatakan, sesuai pesan Bung Karno rakyat Indonesia tidak boleh
melupakan sejarah masa lalu bangsa Indonesia.
“Kita semua tahu di tahun 1965 tepatnya tanggal 30
September pernah ada peristiwa penculikan Perwira Tinggi dan Perwira Pertama di
lingkungan Angkatan Darat, yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia.
Peristiwa ini perlu generasi muda ketahui supaya di masa depan tidak terjadi
hal serupa,†imbaunya.
Lebih lanjut, Dandim menerangkan, bangsa Indonesia
harus berpandangan luas ke depan, tetapi sejarah jangan sekali-kali dilupakan.
Semua elemen harus bersatu membangun bangsa ini, supaya Indonesia menjadi besar
dan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia.
“Sejarah sangat penting buat kita. Sebab semua
rakyat harus mengatahui kapan negara ini berdiri dan siapa saja yang berperan mendirikannya,
termasuk Bapak Proklamator kita, semua harus tahu dan paham betul. Kemudian
peristiwa apa saja yang terjadi sejak memperebutkan kemerdekaan, berjuang
melawan penjajah sampai 75 tahun Indonesia merdeka,†tandasnya. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)