Tetap Kreatif dan Berusaha dengan Sampah Plastik

Kamis, 17 September 2020 Jumadi Dibaca 1.142 kali IKM UKM UMKM
Tetap Kreatif dan Berusaha dengan Sampah Plastik
Batang - Produksi sampah plastik di Indonesia dalam satu tahun bisa mencapai 175.000 ton atau 63,9 juta ton. Bahkan, World Economic Forum menyebut Indonesia sebagai produsen sampah plastik terbesar kedua setelah Cina.

Batang - Produksi sampah plastik di Indonesia dalam satu tahun bisa mencapai 175.000 ton atau 63,9 juta ton. Bahkan, World Economic Forum menyebut Indonesia sebagai produsen sampah plastik terbesar kedua setelah Cina.

Hal itulah yang menjadi motivasi Wayan Sukis (38), salah satu warga di Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang berhasil memanfaatkan sampah kantong plastik menjadi kerajinan bunga hias yang bernilai jual tinggi.

Wayan menjelaskan sampah plastik, apalagi tas kresek akan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk mengurai. Apabila tidak didaur ulang dengan baik, bisa berakibat pada pencemaran lingkungan.

“Sampah plastik inilah yang meresahkan masyarakat, bahkan dapat menyebabkan bencana banjir. Sampah plastik apabila dikubur dia tidak hancur, digali masih tetap plastik. Oeh karena itu, saya berinisiatif untuk membuat bunga hias seperti ini agar mengurangi limbah sampah plastik,” terang Wayan saat ditemui di Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (16/9/2020).

Proses pembuatannya pun cukup mudah dan sederhana, bahan utama yang dibutuhkan yakni sampah kantong plastik yang di press dengan setrika panas, kemudian dibuat polanya dan digunting untuk membuat daun, bunga, bahkan hiasan lainnya.

Untuk membuat satu kerajinan bunga hias, Wayan hanya membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit, tergantung kerumitan dan modelnya. Dalam sehari, ia dapat menghasilkan 4-5 bunga hias siap jual.

Produk buatannya ini dipasarkan dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor dan dibanderol dengan harga Rp20.000,00 per buah.

“Untuk omset terbilang lumayan, dalam sebulannya bisa mendapat ratusan hingga jutaan rupiah, tergantung sepia tau ramainya pembeli, bahkan pernah dalam sehari mendapat uang Rp150.000,00,” imbuhnya.

Wayan berharap, masyarakat sadar akan sampah, jadi kalau bisa sampah apapun dibuatlan menjadi karya yang bernilai, jangan dibuang apalagi dibakar.

“Jika sampah organik tak perlu khawatir karena bisa menjadi kompos, tetapi jika sampah anorganik kan tidak bisa terurai. Intinya saya peduli dengan lingkungan, saya ingin desa saya bahkan negara Indonesia terbebas dari sampah plastic,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 69
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 141
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 347
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 173
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 200
Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata
Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama ANTV menggelar penayangan perdana Alas Roban The Series di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam. Kegiatan dihadiri para pemeran serial tersebut dan disambut antusias ribuan warga yang mengikuti acara nonton bareng.
19 Okt 2026 Jumadi 213