Kabupaten Batang Jadi Sentra Jeruk Untuk Penuhan Konsumsi Dalam Negeri

Minggu, 23 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 3.091 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kabupaten Batang Jadi Sentra Jeruk Untuk Penuhan Konsumsi Dalam Negeri
Batang - Kabupaten Batang dinilai oleh Kementerian Pertanian tanah dan iklimnya cocok untuk pengembangan buah jeruk untuk pemenuhan komsumsi jeruk dalam negeri.

Batang - Kabupaten Batang dinilai oleh Kementerian Pertanian tanah dan iklimnya cocok untuk pengembangan buah jeruk untuk pemenuhan komsumsi jeruk dalam negeri.

Direktur Perbenihan Direktorat Holtikurtura Kementerian Pertanian, Sukarman mengatakan, Kementerian Pertanian saat ini tengah mendorong para petani untuk mengembangkan pertanian jeruk lokal sebagai pemenuhan konsumsi dalam negeri.

Karena berdasarkan penelitian, jenis tanaman jeruk yang cocok untuk di kembangkan di lahan Kabupaten Batang yakni varietas jeruk siam pontianak, keprok RGL dan keprok trigas.

"Terbukti, buah jeruk di Batang hasilnya luar biasa, jeruknya segar. Karena langsung petik tidak ada pengawetan dan vitaminnya lebih tinggi,” kata Sukarman saat panen jeruk di Balai Benih Clapar, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2020).

Ia juga mengatakan, kebutuhan konsumsi buah jeruk nasional terus meningkat serta peluang pasarnya yang sangat besar membuat Kementan terus mendorong agar para petani beralih ke tanaman jeruk.

“Kita akan mengembangkan jeruk untuk subsidi import bahkan sampai tidak ada import jeruk, untuk jeruk  lemon  juga sudah berusaha  mengembangkan dari teman-teman balijestro terus berinovasi," jelasnya.

Dijelaskannya, di Indonesia tercatat ada lebih dari 57 ribu hektare (ha) tanaman jeruk dengan angka produksi 2,5 juta ton, namun jumlah itu masih kekurangan sekitar 4 ribu hektare untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri yang kemudian penuhi buah import.

Sementara, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, untuk luasan lahan tanaman jeruk di kebun rakyat mencapai 70,43 hektar yang tersebar di 14 Kecamatan.

"Dalam panen perdana ini diharapkan bisa menjadi contoh agar petani bisa ikut mengembangkan perkebunan jeruk." tuturnya.

Ia juga menjelaskan, petani jeruk di Kabupaten Batang mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian, mulai dari pelatihan hingga sampai ke pemasaran bahkan penyediaan bibit dibantu oleh Pemkab Batang.

“Tidak hanya itu, Kebun jeruk bisa dijadikan agrowisata dan edukasi tentang pertanian bagi pelajar dan masyarakat umum yang ingin menjadi petani buah jeruk," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 57
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 147
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 136
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 65
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 212
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 74