Dirjen KPAII : KIT Batang Harus Selesai Dalam Waktu Enam Bulan

Sabtu, 25 Juli 2020 Jumadi Dibaca 850 kali Pembangunan
Dirjen KPAII : KIT Batang Harus Selesai Dalam Waktu Enam Bulan
Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang mempunyai luasan 4300 hektar. Dari luasan tersebut, 430 hektar di harapkan Presiden Joko Widodo harus selesai dalam kurun waktu enam bulan.

Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang mempunyai  luasan 4300 hektar.  Dari luasan tersebut, 430 hektar di harapkan Presiden Joko Widodo harus selesai dalam kurun waktu enam bulan.

Hal ini disampaikan Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Doddy Widodo saat melakukan kunjungan di KIT Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (24/7/2020).

Dirjen KPAII mengatakan, KIT Batang menjadi perhatian kita dalam percepatan pembangunan dan pengelolaannya,  yang diharapkan jadi magnet untuk menarik investor asing.

"Sekitar 108 hingga 2027 hektar akan dibangun sampai tahun 2024, tidak hanya sebagai daya tarik tapi menjadi suplay dikoridor utara antar Serang Banten dan Banyuwangi Jawa Timur,” jelasnya.

Dijelaskannya, dari segi infrastruktur KIT Batang memiliki kelebihan yang menjadi jawaban keluhan para investor.

"Keluhan investor utama yakni harga lahan yang bergejolak tinggi setelah ditetapkan menjadi kawasan industri tetapi pada KIT Batang harga lahan dan fasilitas yang lebih bersaing serta mampu  bersaing dengan Kawasan Industri Cina," katanya.

Kementrian Perindustrian sangat mendukung konsep KIT Batang yang nantinya terintegrasi dengan perumahan buruh, pendidikan, layanan kesehatan serta adanya rantai suplay antar pabrik.

Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan, di Indonesia ada sekitar 118 kawasan industri dan KIT Batang menjadi yang ke 119.

Ia juga menganalogikan KIT Batang bagaikan bunga yang siap dihinggpi oleh lebah yang akan menghasilkan madu.

"Inilah analogi KIT Batang yang lagi kita persiapkan bunga-bunganya agar lebah pada datang yang akhirnya melahirkan madu," tandasnya.

Bupati berharap, dukungan dari berbagai Kementerian dengan regulasinya untuk percepat kehadiran para  investor, ketika ada investasi, dan ada tenaga kerja, ada perputaran uang maka berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Berdirinya KIT Batang semuanya harus bahagia, dari mulai masyarakatnya, Pemda, Pemerintah pusat dan pengusahanya dan kawasan indutri yang lainnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 47
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 95
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 46
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 112
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 45
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 53