Gladi Bersih dan Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2017
Menjadi pengibar bendera Merah Putih pada pelaksanaan upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72 tidak hanya bermodal postur tinggi saja, akan tetapi harus memiliki intelektual yang tinggi serta mental dan daya tahan tubuh yang kuat karena akan menghadapi berbagai macam kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan upacara yang akan digelar pada tanggal 17 Agustus 2017. Hal tersebut disampaikan Sertu Al Amin saat pelaksanaan gladi bersih, di Alun- alun Kabupaten Batang, Selasa (15/8).
Sertu Al Amin mengatakan ada 3 siswa yang bertugas sebagai pengibar bendera Merah Putih yaitu M Agung N dari SMA 1 Batang, M Iqbal A dari SMA 2 Batang dan Ibrahim Asa dari SMA 1 Batang mempersiapkan dirinya mulai dari menjaga kebugaran tubuhnya karena setiap hari harus melaksanakan latihan sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Batang tahun 2017 dibawah asuhan dan bimbingan dari Sertu Al Amin dan Serda Ramli Kodim 0736/Batang serta Bripka Reno dari Polres Batang dimulai dari 07.00 Wib sampai selesai dan sudah berjalan sebulan yang lalu.
“Pada pelaksanaan upacara tentunya yang akan menjadi Inspektur Upacara adalah Bupati Batang orang nomor Satu di Kabupaten Batang dan juga akan hadir para pejabat yang berada di Kabupaten Batang mulai dari kalangan Birokrat hingga masyarakat kalangan bawah yang akan menghadiri undangan Upacara ataupun hanya sekedar untuk menyaksikan jalannya pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih yang sudah menjadi acara tahunan yang diadakan di Kabupaten Batang,” tegasnya.
Menurutnya, sudah tidak diragukan lagi dalam menjalankan tugasnya dengan harapan bendera Merah Putih dapat dikibarkan dengan sempurna tanpa halangan apapun. Seperti yang disampaikan pada pelaksanaan geladi bersih.
Siang harinya para anggota Paskibraka melakukan prosesi Pengukuhan Paskibraka yang dipimpin langsung oleh Bupati Batang Wihaji dan dihadiri pula oleh Wakil Bupati Batang Suyono, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, Sekda Nasikhin dan seluruh anggota Forkopimda serta orang tua para anggota Paskibraka di Pendopo Kabupaten Batang.
Dalam sambutannya Bupati berpesan agar dapat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka secara optimal. Pelatihan yang selama ini dilakukan tidak hanya tentang baris – berbasis, cara membawa dan mengibarkan bendera saja, tetapi lebih dari itu, juga pelajaran tentang nasionalisme, patriotisme dan kedisiplinan.
Ditemui setelah Pengukuhan Paskibraka Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengharapkan agar seluruh anggota Paskibraka dapat memanfaatkan masa muda secara maksimal dengan melakukan yang terbaik di lingkungan sekolah, organisasi masyarakat insya Allah akan menjadi anak yang berguna bagi keluarga, agama, bangsa dan negaranya.
“Paskibraka adalah anak – anak terpilih yang akan menjadi langkah awal menjadi generasi terbaik bangsa, jadi lakukanlah yang terbaik saat menjalankan tugas,” pungkas AKBP Juli Agung Pramono yang juga Purna Paskibraka tahun 1992. (Heri/McBatang)
Sebanyak 30 pesepeda Ride for Palestine menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta dengan melintasi Kabupaten Batang untuk mengampanyekan solidaritas kemanusiaan bagi Palestina melalui olahraga bersepeda.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
November Rock menjadi ajang perpaduan hiburan musik rock dengan kepedulian sosial melalui bakti sosial, santunan anak yatim, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
November Rock menjadi wadah peringatan Hari Pahlawan melalui musik rock sekaligus sarana membangkitkan nasionalisme, kecintaan terhadap Indonesia, dan semangat persatuan masyarakat.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.