Batang - Bahaya pandemi Covid-19 yang tidak pandang bulu, membuat Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang segera mengirimkan 250 masker gratis kepada para petugas kebersihan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2020).
Batang - Bahaya pandemi Covid-19 yang tidak pandang
bulu, membuat Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang segera
mengirimkan 250 masker gratis kepada para petugas kebersihan melalui Kepala
Dinas Lingkungan Hidup di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, Kamis
(2/4/2020).
Pembuatan masker gratis didasari rasa kepedulian
sosial para alumni pelatihan keterampilan menjahit Tahun 2020, yang ingin
berbagi kepada warga yang membutuhkan. Secara keseluruhan para alumni membuat
masker sebanyak 700 lembar.
Sekretaris Disnaker Batang, Wahyudi menyampaikan,
cara paling cepat untuk menekan laju penyebaran Covid-19 kepada masyarakat,
dengan pembagian masker gratis, terutama bagi mereka yang memiliki kerawanan
tertular, saat bertugas.
“Kami telah membagikan masker ke Rumah Sakit dan Puskesmas.
Khusus petugas kebersihan karena mereka melakukan kontak langsung dengan
lingkungan hingga ke jalan-jalan protokol yang rentan terpapar berbagai virus,â€
jelasnya.
Lebih lanjut Wahyudi menerangkan, masker juga
dibagikan kepada petugas pelelangan ikan Dinas Kelautan Perikanan dan
Peternakan (Dislutkannak).
“Mereka dipandang perlu karena memiliki kerawanan
berinteraksi dengan lingkungan langsung,†terangnya.
Ke depan pembuatan masker akan lebih diintensifkan,
karena melihat kebutuhannya yang meningkat, terutama masyarakat umum hingga 400
lembar.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batang,
Agus Riyadi mengatakan, masker termasuk Alat Pelindung Diri (APD) yang penting,
terlebih bagi para petugas kebersihan yang setiap hari bersinggungan dengan
lingkungan. Maka pembagian masker dari Disnaker sangat diapresiasi, karena
merupakan bentuk perlindungan kepada para petugas kebersihan, agar diri mereka
juga terlindung dari kuman dan bakteri saat bertugas.
“Tenaga kebersihan merupakan garda terdepan saat
membersihkan sampah, selain sebagai pelindung diri, masker juga bisa digunakan
sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat agar lebih mengutamakan perilaku
hidup bersih dan sehat, saat merebaknya Covid-19,†katanya.
Jumlah keseluruhan tenaga kebersihan mencapai 275
orang yang terdiri dari Satpam 15 orang, tukang sapu dan armada truk 260 orang.
Ia berharap, agar para petugas kebersihan dapat
menjaga kesehatannya, tetap disiplin, berhati-hati, bekerja sesuai Standar
Operasional Prosedur (SOP), walaupun ada pandemi Covid-19.
“Saat ini sampah yang bisa diangkut khususnya
wilayah perkotaan saja sekitar 87%. Jadi kalau setiap hari sampah sebanyak itu
tidak diambil oleh teman-teman tenaga kebersihan sampah bisa menumpuk,
dampaknya wabah Corona lebih menjalar lagi, sehingga masyarakat pun harus ikut
menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempatnya,†pungkasnya.
(MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)