Kenalkan Cagar Budaya Batang dengan Teknologi QR Code

Kamis, 19 Maret 2020 Jumadi Dibaca 1.672 kali Seni dan Budaya
Kenalkan Cagar Budaya Batang dengan Teknologi QR Code
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah Cagar Budaya, tingkat Kabupaten Batang, di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Rabu (18/3/2020).

Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah Cagar Budaya, tingkat Kabupaten Batang, di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Rabu (18/3/2020).

Kepala Disdikbud Batang Achmad Taufiq menyampaikan, lomba ini untuk menggugah kembali semangat pelajar SMA/SMK/MA supaya lebih mengenal benda-benda cagar budaya yang terdapat di Kabupaten Batang, sebagai peninggalan sejarah masa lalu.

Dr. Dra. Ufi Saraswati, M.Hum mengemukakan, secara keseluruhan para peserta yang telah menjadi juara mampu memberikan keyakinan melalui paparan yang ditulis. Namun secara khusus bagi pemenang juara I yang diraih oleh Sahrul Hamdani dari SMAN 1 Bandar, yang selanjutnya akan mewakili Kabupaten Batang ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, tentu memiliki keistimewaan tersendiri dalam paparan yang disampaikan.

“Dia mempunyai keunggulan, ada satu harapan bagi masyarakat, bahwa generasi muda di era milenial ada teknologi yang ditampilkan berupa “QR Code”. Siapa pun bila ingin mengetahui benda-benda bersejarah atau keistimewaan yang dimiliki Kabupaten Batang bisa mengaksesnya dengan mudah melalui QR Barcode yang diandalkan,” jelasnya.

Dijelaskannya, ada satu media yang sudah familiar di masyarakat yang dimanfaatkan. Media QR Code sangat mudah dikenal, karena hampir semua kalangan akrab dengannya. 

“Dengan cerdas dia sampaikan melalui QR Code ini bisa menunjukkan penelusuran lebih jauh tayangan informasi visual untuk memenuhi hasrat keingintahuan masyarakat tentang segala sesuatu tentang benda-benda cagar budaya di Kabupaten Batang,” katanya.

Menurutnya, selama ini Kabupaten Batang masih “tidur” bertahun-tahun, berabad-abad karena kurangnya publikasi sehingga masyarakat tidak mengetahui bahwa wilayahnya berusia lebih tua dari Wangsa Sanjaya dan Sailendra.

“Literasi adalah suatu perwujudan peradaban, sehingga melalui peradaban yang telah kita miliki menunjukkan kesejajaran dengan bangsa lain. Karya tulis dari adik kita Sahrul Hamdani ini patut diapresiasi karena berani mengeluarkan ide dan gagasan yang memberikan tawaran inovasi kreatif dari nilai cagar budaya yang ada di Kabupaten Batang,” tandasnya.

Ditemui usai menerima piala penghargaan dari Sekretaris Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, pelajar SMAN 1 Bandar, Sahrul Hamdani mengatakan, QR Code dimanfaatkan untuk lebih mengoptimalkan papan deskripsi yang ada di benda cagar budaya, yang bermanfaat dapat menghemat biaya perawatan dan mengurangi resiko vandalisme.

“Kita dapat mengetahui suatu benda cagar budaya dengan menscan QR Code itu dan akan muncul informasinya lalu terhubung ke blog yang telah kami buat sebelumnya. Saat ini baru kami pasang di Prasasti Kepokoh yang selanjutnya akan diterapkan pada benda cagar budaya lainnya di Kabupaten Batang,” tuturnya.

Untuk memudahkan masyarakat mengakses, dalam waktu dekat juga akan dibuat berbentuk aplikasi sehingga tidak terbatas oleh sinyal.

“Setiap orang nantinya dapat mengunduh aplikasi itu di playstore dan ketika ingin mengetahui informasi suatu prasasti kita tinggal membuka lalu memilihnya supaya tahu informasi lengkapnya,” terangnya.

Ia berharap, sebagai generasi muda jangan hanya menggunakan teknologi untuk kepentingan diri sendiri, cobalah untuk melestarikan benda cagar budaya sebagai warisan bangsa, sehingga tumbuh rasa kecintaan terhadap tanah air. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 34
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 212
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 458
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 91
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 77
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 319