Pengunjung dan Pasien RSUD Kalisari Harus Parkir di komplek Pujasera

Rabu, 02 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 931 kali Kesehatan
Pengunjung dan Pasien RSUD Kalisari Harus Parkir di komplek Pujasera
Parkir Pujasera
Pusat Jajanan Selera Rakyat ( PUJASERA ) yang berada di Kalisari Batang atau tepatnya di sebelah selatan RSUD hampir setun di resmikan namun sepi pengunjung atau pembeli, sehingga pedagang enggan menempati ruku atau lapak yang telah di fasilititasi oleh pemerintah.

Melihat kondisi yang memprihatinkan bagi pedagang Pemerinta Kabupaten Batang melalui dinas Perindustrian dan perdagagangan, melakukan kerja sama dengan pihak RSUD Kali sari Batang untuk ikut meramikan kembalai PUAJERA sebagi pusat Kuliner.

Kepala Dinas Perindustrian Perdaganagan Koperasi dan UKM M. Isnanto mengataan, Pujasera yang di bangun sejak tahun 2015 dengan nilai anggaran Rp. 1,2 milyar yang pada tahun 2016 selesai di bangun dan tanggal 26 september 2016 di resmikan oleh Wakil bupati Batang Soetadi waktu itu.

"berdirinya Pujasera bertujuan agar pedaganagn Kakilima di sekitar Kali sari atau Rumah sakit tidak berjualan di trotoar dan untuk menertibkan pedagang, namuan berjalanya waktu Pujasera tidak berkembang atau sepi pengunjung.” Katanya dalam Penataan Pedagang dan Parkir Pujasera Selasa, 1/7 di Kalisari Batang.

Berbagai permintaan pedagang kakilima pujasera kita turuti supaya pusat kuluiner tersebut menjadi ramai pengunjung dan pemebli, dan permintaan yang terkhir ini agar di buka pintu rumah sakait agar pengunjung rumah sakit bisa memiliki akses ke Pujasera.

"kita sudah melakukan kerjasa dengan pihak Rumah sakit untuk menggunkan lahan pujasera sebagai lahan parkir Rumah sakait, dengan tujuan agar pusat jajan selera rakyat ini menjadi ramai yang secara otomatis ada pembeli dan pengunjungnya.” Jelasnya dalam kegiatan yang di hadiri Bupati Batang wihaji dan Wakilnya Suyono.

Isnanto juga mengatakan sebagai pedagang harus memiliki strategi pemasaran yang baik dan harus juga sebagai pedagang makanan harus memiliki kualitas rasa yang enak, harganya murah pelayanannya ramah dan baik pembeli akan datang sendiri.

“jangan salahkan tempatnya, kalau tempat itu dimanapun ketika rasanya enak harganya murah dan pelayananya ramah dan bagus, dimana tempatnya akan di cari pembeli tapi kalau harganya mahal, jajanya tidak enak yang dagagng tidak ramah pasti tidak laku.” Jelas IsnantoDirektur Rumah Sakit dr. Junedi juga menambahkan, karena keterbatasan lahan parkir di Rumah Sakit Daerah Kalisari Batang, sehingga kita haru mencarikan lahan parkir yang bersinergi dengan dinas Perdagangan untuk memanfaatkan lahan parkir Pujasera.

“ada suatu tujuan yang sama bahwa Rumah Sakit bisa memberikan pelayanan parkir, karena selain memberikan pelayanan di dalam rumah sakit, parkir adalah pintu utama sehingga pelayanan selanjutnya bisa menjadi baik.” Kata dr. Junedi.

Lanjutnya, setelah mendapatkan fasilitas parkir bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk semua pasien dan pengunjung rumah sakit yang membawa sepeda motor harus parkir berda di komplek Pujasera.

Bupati Wihaji yang hadir dalam Penataan Pedagang dan Parkir Pujasera mengatakan, kami berharap dengan pasien dan pengunjung Rumah Sakit yang memarkir kendaraan di Pujasera bias berlalu lalang disini yang kemudian bisa belanja di sisni.

“Insaalah kalau nanti ada parkir disini pujasera akan ikut ramai juga orang yang mau belanja makanan.” Kata bupati Wihaji.

Bupati juga meminta kepada pedagang Kaki lima untuk perbanyak berdoa dan melakukan kreatif dan inovasi dalam berdagang dan tetap menjaga rasa enaknya. “ pemerintah akan membantu mencari solusi bagaiman untuk meramaikan Pujasera sebagi pusat kuliner dan dengan adanya parkir disini kami berkeyakinan akan ada perubahan menjadi ramai.” Katanya. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 64
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 56
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 116
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 83
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 173
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 164