Batang - Atas kejadian yang memilukan 12 anak Panti Asuhan Darul Hadlonah yang keracunan makanan, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Bagian Kesejahteraan Setda Batang memberikan bantuan uang sebesar Rp5 juta.
Batang - Atas kejadian yang memilukan 12 anak Panti
Asuhan Darul Hadlonah yang keracunan makanan, Pemerintah Kabupaten Batang
melalui Bagian Kesejahteraan Setda Batang memberikan bantuan uang sebesar Rp5
juta.
Kejadian diduga keracunan makanan pada Senin
(3/2/2020) malam, yang melanda 12 anak Panti Asuhan Darul Hadlonah, Keluarahan
Karangasem Utara, Kecamatan Batang.
"Bantuan diberikan sebesar Rp5 juta untuk
operasional pengobotan 12 anak yang keracunan makanan, uang kita serahkan
kepada pengurus panti asuhan," kata Kepala Bagian Kesra Suprapto, usai
meninjau langsung di Panti Asuhan Darul Hadlonah, Keluarahan Karangasem Utara,
Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa
(4/2/2020).
Pemkab Batang sendiri belum mendapatkan laporan dari
pengurus Panti Asuhan atas kejadian
tersebut, mengetahui dari teman-teman media, sehingga bergerak untuk segera
membantunya.
"Bantuan tersebut untuk meringankan beban panti
dalam operasional pengobatan anak yatim yang terkena musibah," jelasnya.
Dijelaskannya, Pemkab Batang juga setiap tahunnya
sudah memberikan bantuan kepada anak yatim yang besarnya Rp1 juta. Hal ini
sebagai kepedulian Pemerintah sebagai pengganti orang tuanya.
"Untuk Tahun ini, anggaran untuk bantun anak
yatim besarannya sama seperti Tahun 2019 yakni sebesar Rp1.5 miliar,"
terangnya.
Atas kejadaian tersebut pengurus panti asuhan 12
anak dilarikan ke klinik untuk mendapatkan pertolongan medis.
Informasi yang dihimpun, mereka sebagian besar siswa
MI dan MTS NU, yang sebelumnya mengkonsumsi makanan katering sisa pesta
pernikahan, Senin (3/2/2020) malam.
“Awalnya mereka tidak merasa aneh, tapi tadi pagi
baru mengalami pusing dan mual-mual. Mereka yang diduga keracunan rata-rata
mengonsumsi seafood berupa kerang, cumi, dan udang.†ungkapnya.
Sejumlah pengurus yang mengetahui hal tersebut,
langsung melarikan para korban ke klinik terdekat. Beruntung, para korban
langsung mendapat pertolongan medis dan hanya mengalami keracunan ringan,
sehingga bisa rawat jalan. (Humas Batang, Jateng/Edo)