Bupati Yoyok Riyo Sudibyo menyematkan tanda jabatan kepada kades yang dilantik.(humas)
BATANG - Untuk mengisi kekosongan pejabat Kepala Desa Kalirejo Kecamatan Bawang yang terkena kasus korupsi dan Desa Jolosekti Kecamatan Tulis yang mengundurkan diri, Agus Triyanto, Kades Kalirejo terpilih dan Eko Santoso, Kades Jolosekti terpilih, mulai hari Rabu, 10/8/2016 resmi menjabat kepala desa (Kades) pergantian antar waktu (PAW). Pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, di Aula Kantor Bupati Batang, dan disaksikan Camat beserta anggota Muspika Bawang dan Tulis serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Bupati Yoyok Riyo Sudibyo dalam sambutannya mengatakan, kades harus mulai berjuang untuk melayani masyarakat setelah disumpah dan dilantik. Sumpah jabatan memiliki tanggung jawab yang berat di hadapan Allah dan terhadap masyarakat desa. "Dengan kucuran dana desa yang besar harus ada tanggung jawab dan harus dikelola sebaik-baiknya. Salah sedikit saja dan ada penyimpangan akan berhadapan dengan hukum," kata Bupati.
Sebagai seorang pemimpin yang menjabat, kades menopang semua permasalahan di desa baik ekonomi, sosial, budaya maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Kades harus punya kepribadian yang dapat dicontoh bagi masyarakat. "Sudah tidak jamannya lagi kades maupun perangkat dilayani oleh rakyat. Kades dan perangkat harus melayani rakyatnya, karena pemimpin adalah pribadi yang dikorbankan dan jangan sekali – sekali terbersit dengan jabatannya untuk kepentingan keluarga dan tim suksesnya. Bantu masyarakat. Jadikan beban jabatan untuk menolong orang dan masyarakat, jangan gunakan jabatan untuk bersenang – senang, bermewah –mewahan. Jadilah pemimpin yang punya rasa malu," pesan Bupati.
Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda, Sugeng Sudiharto mengatakan pelantikan pejabat kepala desa PAW Desa Kalirejo dilaksanakan karena pejabat kades yang lama diberhentikan tidak hormat akibat terkena kasus korupsi, sehingga dilaksanakan pemilihan untuk mengisi kekosongan pejabat kedes yang masih sisa waktu tiga tahun. Untuk Desa Jolosekti Pejabat Kepala Desa yang lama mengundurkan diri dan karena sisa masa waktu yang masih tiga tahun sehingga harus ada pejabat yang menggantikannya antar waktu. "Pemilihan Kepala Desa Kalirejo untuk proses pemilihannya diikuti oleh perwakilan dari masing Kepala Keluarga yang diwakili satu orang, sedangkan Desa Jolosekti melalui musyawarah mufakat yang minimal diikuti dua orang dan maksimal tiga orang," jelas Sugeng.(mc-humas)
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.