Bupati Yoyok Riyo Sudibyo bersama sejumlah kepala daerah lain penerima penghargaan berfoto bersama Presiden Joko Widodo.(humas)
BATANG - Bertempat di halaman Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 30 Juli 2016 Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo menerima Penghargaan Satya Lancana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Penghargaan ini diserahkan dalam upacara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII tahun 2016. Penghargaan tersebut diberikan kepada para Gubernur dan Bupati/walikota atas jasa, komitmen dan dedikasinya dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Pada puncak peringatan HARGANAS tahun ini Penghargaan Satya Lancana Pembangunan diberikan kepada satu orang gubernur dan empat belas Bupati/walikota. Satu hal yang istimewa adalah diserahkannya penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) untuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, Ny. Budi Prasetyowati Yoyok Riyo Sudibyo, pada hari Kamis, 28 Juli 2016 di Hotel Aston Kupang NTT. Penghargaan tersebut disematkan oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Pusat, Ibu Tjahyo Kumolo, istri Menteri Dalam Negeri. Selama kurun waktu kepemimpinannya, Yoyok Riyo Sudibyo telah menerima 2 penghargaan Bidang KKBPK, yaitu Satya lancana Manggala Karya Kencana (MKK) tahun 2014 dan Satya Lancana Pembangunan. Hal tersebut jarang terjadi untuk kepala daerah dalam satu masa jabatan mendapatkan dua penghargaan sekaligus.
Bupati Batang melalui Kepala BPPKB Drs. Murdiyono, MM menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batang atas peran serta, kerja sama serta komitmennya terhadap program Keluarga Berencana khususnya dan Pembangunan Keluarga. Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras para PLKB, PPKBD, sub PPKBD serta mitra kerja terkait sebagai garda terdepan pelaksanaan program KB dan Pembangunan Keluarga di Kabupaten Batang. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten Batang, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para tokoh lembaga swadaya msyarakat lainnya.(humas)
Batang - Usai melalui proses pemilihan yang cukup panjang, akhirnya terpilihlah Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang Minarsih untuk masa khidmat 2026-2031, menggantikan ketua sebelumnya Siti Mahmudah untuk masa khidmat 2021-2026. Sejumlah program telah disiapkan, termasuk adanya kepastian data anggota Muslimat hingga tiap Pimpinan Ranting.
Batang Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bersama Forum Anak Kabupaten Batang menggelar kegiatan Peringatan HAN yang berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
Batang - Sebanyak 93 tim dari kalangan pelajar dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV yang digelar Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang, di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
Batang - Kiprah Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang selama ini tak diragukan, terutama di bidang sosial. Namun, kontribusi di bidang pendidikan dirasa perlu ditingkatkan, mengingat pentingnya mendidik generasi penerus yang berjiwa Ahlussunah Waljama'ah (Aswaja).
Batang - Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang menggelar kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (2572026) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kawasan pesisir.
Batang - Banyak cara mengungkapkan perasaan, mulai dari ucapan bahkan melalui sebuah karya lirik lagu yang dibalut menjadi rangkaian nada indah. Itulah ungkapan perasaan dari personel grup Suka Band yang berkolaborasi bersama komunitas perupa Serbuk Pensil dalam dua karyanya "Negasi dan Sisi Hati", untuk mengajak generasi z bermusik di kampung sendiri.