Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang, menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Informasi Publik dengan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di Jalan Medan Merdeka Selatan Kantor Antara Digital Media Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Batang Wihaji dan Sekretaris Perusahaan Perum LKBN ANTARA Iswahyuni, disaksikan CEO ANTARA Digital Media Darmadi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser. Dalam kesempatan ini juga melakukan perjanjian kerjasama (PKS) dengan CEO ANTARA Digital Media.
Setelah melaksanakan MoU, Bupati Batang Wihaji menyatakan bahwa kerjasama dengan ANTARA bisa memperkenalkan dan mempromosikan potensi Kabupaten Batang baik skala nasional maupun internasional, antara lain investasi, wisata, rencana pembangunan Transit Oriented Development (TOD), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kabupaten Batang yang berkekuatan 2 kali 1000 Mega Watt terbesar di ASEAN.
"Di samping itu dengan kerjasama ini informasi mengenai hasil-hasil pembangunan dalam kurun waktu tertentu maupun informasi publik lainnya dapat disebarluaskan melalui Media Outdoor (Videotron) dan Media Indoor (TVC) kepada masyarakat luas," tegasnya.
Kepala Diskominfo Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser menambahkan, kerja sama layanan informasi publik ini sangat penting dan strategis berkaitan dengan publikasi informasi dimana kontennya 60% dari ANTARA dan 40% dari Pemerintah Kabupaten Batang.
"Adapun penyebar luasan informasi melalui media Outdoor (Videotron) pembangunannya ditanggung oleh LKBN ANTARA dan juga Media Indoor (TVC) sebanyak 3 unit yang akan ditempatkan pada tiga titik pada Dinas terkait Pelayanan Publik, antara lain DPMPTSP, DISDUKCAPIL, dan RSUD," jelasnya.
Sementara itu Sekretaris Perusahaan Perum LKBN ANTARA, Iswahyuni, mewakili Dirut LKBN ANTARA Meidyatama Suryodiningrat, mengatakan pihaknya memiliki kewajiban dalam menyampaikan informasi kepada publik dan sekaligus meredam penyebaran berita hoax.
“Tujuannya agar masyarakat dapat memiliki persepsi yang sama dengan pemerintah pusat dan daerah,†imbuhnya.
CEO ANTARA Digital Media Darmadi, menambahkan melalui penugasan publik bidang pers dari Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi yang bertugas mendiseminasikan berita-berita dalam berbagai platform. Khususnya untuk indoor dan outdoor media layanan publik.
“Layanan media outdoor merupakan layanan baru dari LKBN ANTARA melalui anak perusahaannya bernama "ANTARA Digital Media", ANTARA melayani media massa dan publik dengan desiminasi informasi melalui "Brand-A" yang merupakan layanan yang berbasis internet dengan memposisikan ANTARA sebagai "sumber informasi" (kantor berita) yang berpotensi dikutip ratusan media massa se-Indonesia,†jelasnya.
Kini, lanjutnya, layanan media outdoor yang mendukung layanan konvergensi (teks,tulis,feature, foto, video, dan infografis) pada layanan "Brand-A" itu telah tersebar 114 kabupaten atau kota se-Indonesia. (MC Batang/Jateng/Roza)