Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, menggelar latihan gabungan (Latgab) vertikal rescue dan water rescue di pesisir pantai Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (21/9/2019).
Kegiatan tersebut mencerminkan sinergitas relawan Batang lantaran melibatkan sejumlah 150 relawan dari berbagai unsur.
Kepala PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq menegaskan peserta latgab PMI tidak hanya melibatkan unsur relawan PMI saja, melainkan dari relawan yang selama ini telah eksis membantu kinerja PMI.
“Para relawan di Batang harus bersinergi, karena persoalan kebencanaan dan kemanusiaan tidak bisa dilakukan oleh satu kelompok saja, tetapi harus ada sinergi semua pihak untuk mengatasinya,†kata Taufiq selepas memantau jalannya pelatihan.
Unsur relawan yang terlibat di antaranya Korps Sukarelawan (KSR), Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis), Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat), Relawan PMI tingkat Kecamatan, FRB BPBD Kabupaten Batang, Tagana Dinsos Batang, Bagana NU, MDMC Muhammadiyah, FKPPI, Senkom, Racika Palm, Batres, Pramuka, Pemuda Pancasila, MRI-ACT, dan potensi relawan kebencanaan lainnya.
“Ratusan relawan tersebut digembleng oleh pelatih untuk betul-betul memahami dan dapat mepraktekan ketika menghadapi bencana di air dan di darat terutama wilayah pegunungan,†terangnya.
Ia membeberkan kegiatan latgab juga sekaligus untuk memperingati HUT PMI Ke 74, bertujuan untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan peningkatan ketrampilan dan keahlian relawan bencana. Sekaligus mampu membangun pengetahuan yang memadai tentang kebencanaan pada masyarakat, dunia pendidikan, lembaga swadaya masyarakat serta korporasi.
Tidak hanya soal kebencanaan, sambung Taufiq, kegiatan tersebut juga mengusung misi untuk turut serta dalam membantu kinerja Pemkab Batang melalui pengentasan stunting, ini dilakukan dengan memberikan paket bingkisan kepada 70 balita di Desa yang memiliki angka stunting paling tinggi di Batang yakni di Desa Kluwih Kecamatan Bandar.
Selanjutnya turut aktif melakukan restorasi kawasan pesisir yang terpadu, terarah dan berkelanjutan, melalui pencanangan 2019 pohon untuk jarak 2019 meter sempadan pantai. Meningkatkan pemahaman dan ajakan mengenai donor darah dengan memberikan penghargaan kepada Donor Darah Sukarela (DDS) 25 kali.
“Kita ingin kiprah PMI Batang semakin bermanfaat ke masyarakat, khususnya pada momen HUT PMI Ke 74, kita berharap PMI Batang terus berkontribusi bagi masyarakat dan membantu serta mendukung kinerja kemanusiaan baik dari Pemkab maupun pihak lainnya, “ tegasnya.
Sementara Bupati Batang Wihaji meminta kepada seluruh relawan yang ada di Kabupaten Batang baik dari unsur manapun untuk saling bersinergi. Terus melakukan koordinasi dan berjalan bersama-sama. Tidak lupa untuk terus meningkatkan kemampuan kebencanaan dengan cara berlatih seperti kegiatan latgab yang digagas oleh PMI.
“Saya berterima kasih kepada PMI yang selalu hadir terdepan dalam bidang kebencanaan, tidak hanya persoalan tersebut namun kini permasalahn kemanusiaan seperti halnya persoalan stunting sekarang PMI juga ikut berkontribusi, hal ini tentu harus terus ditingkatkan agar kiprah PMI terus bermanfaat bagi warga Batang,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/wan/Ardhy)