Batang – World Cleanup Day (WCD) 2019 merupakan sebuah gerakan bersih-bersih lingkungan terbesar di dunia yang dilaksanakan secara serentak di 157 negara, tak terkecuali di Kabupaten Batang.
Koordinator WCD 2019 Kabupaten Batang Septiany Punti Dewi dalam sambutannya di Pantai Muara Rejo, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (21/9/2019) mengatakan kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 relawan dari berbagai komunitas se-Kabupaten Batang.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Nasikhin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Agus Riyadi dan jajarannya.
Sekda Kabupaten Batang Nasikhin memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, karena merupakan kegiatan yang mulia untuk masa depan bersama.
“Patut disadari masalah sampah adalah masalah masa depan, jika kita tidak sejak dini melakukan antisipasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan bisa jadi kita akan dibanjiri oleh sampah,†jelasnya.
Bahkan, lanjutnya, ia mengaku sedih melihat sungai-sungai yang ada di Kabupaten Batang sudah tercemar oleh sampah.
“Masyarakat harus berperan aktif, untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena kita sudah menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di beberapa lokasi,†pintanya.
Sekda menerangkan, sampah memang menjadi masalah utama tak hanya di Indonesia bahkan di dunia. Oleh karena itu, kita harus membangun kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita juga punya Peraturan Daerah (Perda) tentang sampah, jika membuang sampah tidak pada tempatnya akan dikenakan denda minimal Rp1 juta,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy)